Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih di Jakarta, Ini yang Dilakukan PAM Jaya

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
13 Feb 2018   21:30

Komentar
Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih di Jakarta, Ini yang Dilakukan PAM Jaya

Ilustrasi Air Bersih (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Saat ini, Jakarta defisit air bersih. Menurut catatan Perusahaan Air Minum (PAM), defisit air di ibukota mencapai 4.500 liter perdetik dari jumlah kebutuhan mayarakat. Karena itulah, PAM Jaya akan terus berupaya untuk mengejar kekurangan air. Salah satu caranya, dengan membuat berbagai Water Treatment Plant (WTP) atau instalasi pengolahan air di berbagai wilayah.

Direktur Utama PAM Jaya, Erlan Hidayat, mengatakan jumlah kebutuhan air bersih di Jakarta saat ini mencapai 22.500 liter per detik. Sedangkan, air bersih yang dikelola saat ini oleh PAM Jaya hanya sebanyak 18.000 liter per detik atau kurang sebanyak 4.500 liter per detik dari jumlah kebutuhan.

Baca Lainnya: Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Pemprov DKI Gandeng Pemkab Tangerang

"Kami akan dorong PAM Jaya untuk mempercepat pembangunan WTP di kawasan Hutan Kota, Penjaringan, Jakarta Utara. Kalau selesai sesuai perencanaan pada awal 2019, diharapkan bisa mendapat 500 liter per detik," kata Erlan, Selasa (13/2).

Meskipun mendapat tambahan, suplai air di WTP Hutan Kota tersebut belum bisa mendekati dari jumlah kebutuhan air di Ibu Kota. Dengan demikian, bantuan dari pemerintah dan para pemangku kepentingan yang lain harus segera disalurkan.

Baca Lainnya: Emil Salim: Masalah Krisis Air Bersih di Jakarta Lebih Penting Daripada Reklamasi

"Kalau semua proyek berjalan lancar, 2022 sudah bisa mengejar kapasitas 22.500 liter per detik," ujarnya.

PAM Jaya juga memberikan catatan khusus terhadap pemenuhan kebutuhan air bagi masyarakat di Jakarta. Yah, bila target 22.500 liter per detik ini berhasil dikejar pada 2022, bukan berarti bisa memenuhi semua kebutuhan air bersih Ibu Kota. Pasalnya permintaan air bersih setiap tahunnya akan terus meningkat.

"Salah satu kendala utama yakni ketersediaan air baku," tambahnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: