Tidak Dirawat, 80 Hektare Lahan Padi di Mimika Terancam Gagal Panen?

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
13 Mar 2018   16:00

Komentar
Tidak Dirawat, 80 Hektare Lahan Padi di Mimika Terancam Gagal Panen?

Ilustrasi (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Kepala Dinas Pertanian Mimika, Yohana Paliling mengungkapkan, lahan pertanian seluas 80 hektare milik Kelompok Tani Makmur Jaya dan Manunggal Jaya di Kampung Limau Asri, Kabupaten Mimika, Papua terancam gagal panen periode April mendatang.

Padahal lahan pertanian tersebut merupakan program yang digagas oleh Dinas Pertanian yang bekerja sama dengan para petani di Timika.

Baca Lainnya: Hampir Panen, Ribuan Hektare Sawah di Lampung Terendam Banjir

Yohana mengatakan, ada beberapa faktor yang menjadi pemicu utama terjadinya gagal panen pada musim tanam 2018 ini. sejumlah faktor tersebut diantaranya karena serangan hama, sistem irigasi yang kurang optimal serta ketekunan petani yang dinilai kurang produktif mengolah lahan pertanian.

“Beberapa petani tidak merawat tanaman padi dengan baik, bahkan mereka membiarkan rumput tumbuh bersama padi yang ditanam. Hal ini bisa memicu datangnya hama,” jelas Yohana di Timika, Selasa (13/3).

Selain itu, Lanjut Yohana, tidak terkontrolnya sistem irigasi membuat pengairan di lahan persawahan tidak optimal. Dampaknya, banyak tanaman hampir mati karena kurang air.

Yohana menilai bahwa hal ini terjadi karena Pemerintah Kabupaten Mimika belum mampu mengaliri seluruh lahan persawahan di wilayah tersebut.

Baca Lainnya: 1.400 Hektar Sawah Kekeringan, Aceh Perlu Sumur Bor

“Irigasi belum bekerja dengan maksimal, jadi banyak petani kekurangan air untuk mengairi sawahnya,” sambung Yohana.

Untuk mengairi sawah di Kampung Limau Asri, para petani hanya mengandalkan air tanah yang bersumber dari empat sumur yang dibangun Dinas Pertanian. Namun langkah ini dinilai belum memadai.

Untuk mengantisipasi gagal panen, Dinas Pertanian Mikika akan melakukan pertemuan dengan para petani dalam waktu dekat dengan menghadirkan penyuluh pertanian dan TNI yang akan membantu para petani di lapangan. Dengan langkah ini diharapkan resiko gagal panen dapat diantisipasi. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: