Ilustrasi (Istimewa)

Karhutla Sedang Diperangi, Gubernur Kalteng Minta Presiden Izinkan Petani Bakar Lahan Lagi?

Trubus.id -- Saat pemerintah pusat tengah gencar memerangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) justru minta presiden mengizinkan warga di wilayahnya membakar lahan.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran saat membuka rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Selasa (13/3) kemarin.

Baca Lainnya: Jokowi Tegaskan Akan Copot Kapolda dan Pangdam Jika Terjadi Karhutla

Sugianto mengatakan, larangan membakar lahan yang dikeluarkan pemerintah pusat menyulitkan masyarakat di provinsi tersebut dalam membersihkan lahan.

"Pemprov Kalteng belum memiliki kemampuan untuk menyediakan sarana dan prasarana membantu petani dalam membersihkan lahan tanpa bakar," ujar Sugianto.

Ia menjelaskan, pada saat musim kemarau basah seharusnya aktivitas membakar lahan dengan cara dibakar khusus untuk ladang pertanian dapat dilakukan. Namun memang aktivitas itu tetap harus dibatasi dan dilakukan dengan pengawasan ketat oleh pemiliknya. 

Namun ia menambahkan, jika kemarau kering tiba, semua aktivitas membersihkan lahan dengan cara dibakar tidak diperbolehkan. Pasalnya di musim seperti itu, api sulit dikendalikan karena banyak sampah ladang yang mudah terbakar karena kekeringan.

"Ini yang harus kita bicarakan dengan presiden. Kalau diterapkan sepenuhnya tanpa pengecualian, maka kita sendiri yang susah. Dikasih bantuan beras pun saya rasa bukan langkah yang tepat. Jadi harus dipertimbangkan pusat," ujar gubernur yang juga pengusaha perkebunan kelapa sawit itu.

Baca Lainnya: Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan Ancam Asian Games 2018

Sugianto mengakui, larangan membakar lahan memang sudah sangat tepat untuk mencegah karhutla yang bisa berakibat kabut asap. Namun petani di Kalteng sudah cukup lama melakukan hal itu. Masalah biaya yang cukup murah juga ia jadikan alasannya.

Di hadapan Bupati/Wali Kota se-Kalteng, personil TNI/Polri, anggota DPR RI, DPRD Provinsi serta Kabupaten/kota, dan personil pemadam kebakaran yang hadir dalam acara itu, Sugianto mengatakan, dampak yang terjadi apabila petani dilarang membersihkan lahan dengan cara dibakar, krisis pangan bisa dialami wilayah tersebut. 

"Kasihan petani kalau sampai tidak bisa membuka lahan. Ujung-ujungnya protesnya ke pemerintah juga, ya inilah kenapa perlu solusi yang bijak," tutup Sugianto. [RN]

 



Bagaimana reaksi kamu tentang artikel ini ?

Senang

0%

Bahagia

15%

Terinspirasi

15%

Bangga

10%

Sedih

25%

Kaget

10%

Takut

10%

Marah

15%

KOMENTAR ANDA