Ilustrasi (Istimewa)

Hujan Es dan Badai Rusak Belasan Rumah di Kota Subulussalam, Aceh

Trubus.id -- Warga Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh digemparkan dengan fenomena alam yang cukup langka. Hujan es disertai dibadai melanda kampung mereka, Sabtu (10/2) sore.

Camat Sultan Daulat, Mulyadi Kombih dan Kepala Kesbangpol Subulussalam, Khairunnas mengatakan, hujan deras disertai angin kencang ini membuat warga ketakutan sehingga memilih berdiam di dalam rumah.

"Hujan deras terus petir cukup kuat. Kami takut keluar, handphone ini baru saya aktifkan," kata Khairunnas usai kejadian.

Baca Lainnya: Setelah 60 Tahun, Moscow Kembali Dilanda Badai Salju Ekstrem

Akibat fenomena alam itu, 17 rumah yang dihuni 86-an jiwa di Desa Jabi-Jabi dan Sigrun rusak. Kepala Desa Jabi-jabi, Manjang Kommbih, mengatakan, ada beberapa warga yang harus mengungsi ke rumah famili karena kondisi rumahnya rusak berat.

Menurut Manjang Kombih, selain rumah warga, ada pula satu unit Balai Dusun Lembang yang hancur akibat diterpa angin kencang. 

Selain di Jabi-Jabi, rumah rusak akibat angin kencang juga terjadi di Desa Sigrun. Di sini terdapat tiga rumah rusak.

"Di Sigrun juga ada tiga rumah, tapi data ril belum dapat juga," ujar Pak Kandong Maha, warga asal Sigrun.

Sementara di Suka Maju terdapat 4 rumah rusak disapu angin badai, yaitu milik Marzuki, Dedi, Nur, dan Iyomidin. Informasi ini disampaikan Kepala Kantor Kesbangpol Subulussalam Khairunnas.

Sementara itu, Samsuardin, warga Desa Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat menjelaskan, hujan es terjadi sekitar pukul 15.42 WIB. Menurut dia, peristiwa itu berlangsung sekitar satu menit. Dikatakan, pada awalnya hujan turun biasa namun tidak lama kemudian angin kencang melanda dan disusul turunnya butiran es.

Baca Lainnya: Hujan Es Guyur Padang, Banjir Melanda Kota

"Selang beberapa menit tiba-tiba ada suara krentang krenteng di atap seng, saya pikir ada yang lembar batu kerikil, tahunya turun hujan es," ujar Samsuardin.

Sebenarnya, fenomena hujan es pernah terjadi di Kota Subulussalam khususnya wilayah Subulussalam Kota pada tahun 2012 silam. Hujan es di awal Februari kala itu terjadi hingga tiga kali. Parahnya, warga Kota Subulussalam juga dipanikkan sambaran petir yang sempat menyambar delapan warga.

Sultan Daulat adalah kecamatan paling ujung Subulussalam yang berbatasan dengan Aceh Selatan dan Aceh Tenggara. Lokasi ini berjarak hingga 45 kilometer dari pusat Kota Subulussalam. [RN]



Bagaimana reaksi kamu tentang artikel ini ?

Senang

0%

Bahagia

14%

Terinspirasi

10%

Bangga

14%

Sedih

14%

Kaget

14%

Takut

19%

Marah

14%

KOMENTAR ANDA