Gawat, Kebakaran Hutan di Nagan Raya Aceh Terus Meluas

TrubusNews
Syahroni | Followers 0
09 Mei 2018   23:49

Komentar

Trubus.id -- Sejak Senin (12/2) petang, sejumlah titik api diketahui menghanguskan lahan gambut di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Namun cuaca terik yang terjadi diwilayah itu, membuat api sulit dipadamkan.

Yang lebih parah, api justru semakin meluas. Dari 3 hektare lahan yang terbakar Senin kemarin, hingga Selasa siang sudah bertambah jadi 8 hektare.

Baca Lainnya: BMKG Peringatkan Dua Titik Panas di Pelalawan Berpotensi Kebakaran Hutan

"Sejak kemarin (Senin) telah dilaksanakan pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Desa Cot Mee dan sampai hari ini merambat ke wilayah lahan gambut Desa Alue Siron dengan luas mencapai 8 hektare," jelas Komandan Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Kav Mochamad Wahyudi di Aceh, Selasa (13/2).

Dandim menyampaikan, lokasi lahan yang terbakar sulit dijangkau kendaraan roda empat. Titik api hanya bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua dan berjalan kaki. Kendala ini yang akhirnya membuat proses pemadaman sedikit terhambat.

Ia menambahkan, kuat dugaan kebakaran lahan terjadi akibat ulah manusia. Pasalnya hingga saat ini metode pembukaan lahan dengan cara dibakar masih kerap digunakan di wilayah itu.

Baca Lainnya: Jokowi : Jangan Sampai Kebakaran Hutan Ganggu Asian Games 

"Kebakaran lahan bergambut di wilayah hukum setempat diduga segaja dilakukan oleh oknum masyarakat saat aktivitas membuka lahan baru. Kemudian titik api tidak bisa dikendalikan sehingga merambat dan meluas ke wilayah desa lain," ujarnya.

Karena itu, ia berharap sosialisasi bahaya pembukaan lahan dengan cara  pembakaran lebih gencar dilakukan. Pasalnya, banyak dampak yang bisa diakibatkan dengan metode buka lahan seperti itu. Selain asapnya bisa menggangu pernafasan, kegiatan ekonomi pun bisa terganggu. [RN]  

0   0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Longsor di Chongqing, 5 Orang Tewas

by Binsar Marulitua   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan: