Diguyur Hujan Tanpa Henti, 35 Desa di 7 Kecamatan Lamongan, Kebanjiran

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
13 Mar 2018   20:30

Komentar
Diguyur Hujan Tanpa Henti, 35 Desa di 7 Kecamatan Lamongan, Kebanjiran

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Hujan deras yang mengguyur kawasan Lamongan, Jawa Tengah mengakibatkan beberapa sungai yang melintas di sana meluap. Akibatnya, banjir terjadi di mana-mana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan menyebut, 35 desa di 7 kecamatan di Lamongan kini terendam air dengan ketinggian bervariasi. 

Adapun 7 kecamatan yang terdampak antara lain Kecamatan Babat, Kedungpring, Glagah, Deket, Kalitengah, Karangbinangun dan Turi.

Baca Lainnya: Banjir Hari Ketiga, 7.000 Rumah di Cirebon Masih Terendam Banjir

"Data sementara yang masuk di kami, ada 7 kecamatan yang terdampak banjir lokal, yaitu karena curah hujan," kata Kasi Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Jannata SMP kepada wartawan, Senin (12/3).

Ia merinci, di Kecamatan Babat, Kedungpring, Glagah dan Deket, masing-masing ada 4 desa yang terendam. Sementara di kecamatan Karangbinangun ada 5 desa yang terdampak. Sementara di Kecamatan Kalitengah ada 7 desa dan Kecamatan Turi 5 desa.

"Bagi warga korban banjir masih dikoordinasikan dengan Dinsos dan Bagian Perekonomian untuk bantuan sembako, tapi kalau bahan banjiran seperti glangsing, terpal, gedek dan bongkotan kita bantu sesuai permohonan dan persediaan logistik," terangnya.

Kepala BPBD Lamongan, Suprapto menambahkan, untuk wilayah Bengawan Njero, ada 5 kecamatan yang terendam banjir. Akibatnya, 1.821 rumah warga terendam dengan ketinggian air rata-rata 30 sentimeter.

Baca Lainnya: Banjir Kabupaten Bandung Telan Lima Korban

Suprapto mengungkapkan, untuk menngatasi banjir di wilayah Bengawan Njero ini, pihaknya juga sudah mengaktifkan pompa di Desa Kuro, Kecamatan Karangbinangun, dan pompa air di Desa Melik, Kecamatan Kalitengah. 

"Kedua pompa ini untuk mengeluarkan air dari Bengawan Njero ke Bengawan Solo," paparnya.

Untuk wilayah Kecamatan Babat, lanjut Suprapto, 3 pompa dengan kapasitas masing-masing 500 liter/detik dan ditambah dengan pompa cadangan dengan kapasitas 750 liter/detik juga sudah diaktifkan. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: