Buaya seberat 1 ton yang memangsa nelayan. (Istimewa)

Buaya Seberat 1 Ton yang Terkam Nelayan di Kalteng, Ditemukan Mati Kena Jerat

Trubus.id -- Warga sekitar Desa Sebangau Besar, Kalimantan Tengah kini bisa bernafas lega. Mereka tak lagi khawatir ketika mencari ikan di muara tak jauh dari kampung mereka. Yah, seekor buaya besar yang sebelumnya meneror warga desa, kini sudah berhasil ditangkap.

Sebelumnya diketahui, buaya ini telah memangsa seorang warga bernama Aman. Kala itu ia sedang mencari udang. Sejak peristiwa itu, keberadaan buaya itu membuat warga takut beraktivitas di dekat muara. Menanggapi laporan warga, petugas BKSDA Kalimantan Tengah lalu mendatangi lokasi dan memburu hewan liar ini dengan berbagai cara.

Baca Lainnya: BKSDA Palu Masih Berupaya Lepaskan Buaya yang Terjerat Ban

Hasilnya, setelah beberapa hari perburuan, buaya sepanjang 5,11 meter dengan lebar 70 sentimeter berhasil ditangkap. Sayangnya, saat ditemukan buaya itu sudah mati. Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Kalimantan Tengah, Junaedy Slamet Wibowo, menjelaskan, BKSDA dan tim beranggotan 8 orang dibantu warga ingin menangkap buaya itu hidup-hidup.

Namun upaya penangkapan secara manual sulit dilakukan. Kendala wilayah, ombak serta pantai berlumpur yang menyulitkan mereka. Karena faktor keselamatan itulah akhirnya upaya penangkapan dengan cara jerat dengan umpan monyet ekor panjang dilakukan.

"Jadi jeratnya itu semacam pancing, dikasih daging umpan, digantung di atas permukaan air dengan pelampung, istilahnya kalau air pasang dia nggak akan tenggelam, kalau surut nggak akan nyentuh permukaan tanah. Seperti mancing ikan," sambungnya.

Setelah beberapa hari, upaya warga dan petugas pun membuahkan hasil. Buaya ini ditemukan dalam kondisi terjerat, Jumat (2/2) pagi. Sayangnya, saat petugas memeriksanya, buaya itu sudah mati. Kemungkinan buaya ini terjerat malam hari sehingga mati kelelahan. 

Junaedy menyebut, sebelumnya warga menyebut panjang buaya itu 7 meter. namun setelah pengukuran, panjangnya hanay 5,11 meter dengan lebar 70 sentimeter. Namun berat diperkirakan mencapai 1 ton.

Baca Lainnya: Pria di Bogor Serahkan Buaya Raksasa Miliknya ke TSI

Ia menduga, buaya itu adalah buaya yang sama dengan buaya yang memangsa warga. Pasalnya buaya jantan sifatnya teritorial. Kalau ada buaya jantan di satu wilayah, buaya lain tidak akan berani masuk ke wilayah tersebut.

"Ini dibuktikan juga oleh warga yang mengangkat tubuh korban saat itu, kata dia buaya itu memang yang menindih korban," jelasnya.

Karena sudah mati, buaya tersebut kemudian dikuburkan warga di lokasi penemuan. Kini warga di sekitar lokasi tidak lagi resah beraktivitas. BKSDA Kalimantan Tengah juga telah memasang sejumlah imbauan di lokasi agar warga tetap waspada dalam beraktivitas. [RN]



Bagaimana reaksi kamu tentang artikel ini ?

Senang

0%

Bahagia

11%

Terinspirasi

22%

Bangga

11%

Sedih

11%

Kaget

11%

Takut

11%

Marah

22%

KOMENTAR ANDA