Perikanan Melimpah, Sulut Mampu Wujudkan Kedaulatan Pangan

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
21 April 2018   09:00

Komentar
Perikanan Melimpah, Sulut Mampu Wujudkan Kedaulatan Pangan

Ilustrasi (Foto : Foto : Pixabay)

Trubus.id -- Potensi dan kekayaan alam Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) merupakan salah satu faktor pendukung perwujudan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Pada 2017, produksi perikanan tercatat 818.192,3 ton atau meningkat 5,99% dibanding tahun sebelumnya sebesar 771.880,28 ton.

Sedangkan konsumsi sebesar 58,88 kg/kapita/tahun meningkat 0,41%, dan ekspor komoditi perikanan mengalami kenaikan dari 20.734.344,37 kg menjadi 22.161.387,81 kg di tahun 2017.

Berbagai kebijakan yang telah ditetapkan di sektor kelautan dan perikanan telah menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan, antara lain adanya kenaikan volume ekspor dibarengi dengan naiknya nilai ekspor dari USD107.034.865,42 pada 2016 menjadi USD127.669.313,31 pada tahun 2017. Nilai Tukar Nelayan juga meningkat menjadi 113,3% di tahun 2017, bila dibandingkan tahun 2016 yang sebesar 106,86%.

Baca Lainnya: Ekspor Perikanan Masih Terkendala Regulasi

"Sumber daya yang melimpah hampir tersebar di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Utara baik perikanan tangkap maupun budidaya perikanan," ujar  Sekdaprov Edwin Silangen. 

Ia menjelaskan sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu program prioritas pembangunan daerah. Karena hal tersebut, menjadi prioritas guna mewujudkan kedaulatan pangan dalam menunjang berbagai sektor pembangunan lainnya.

"Harapan ini sangat realistis karena Sulut memiliki potensi sumber daya kemaritiman yang sangat besar," tambahnya.

Perkembangan positif itu juga didukung pemerintah pusat sehingga Sulut semakin memfokuskan pembangunan sektor kelautan dan perikanan melalui pengelolaan sumberdaya perikanan budidaya, penguatan daya saing produk kelautan, perikanan, dan pengelolaan ruang laut.

Baca Lainnya: Komoditas Perikanan Indonesia Diminati Eropa

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ronald Sorongan menambahkan keseriusan gubernur juga ditunjukkan dengan telah disalurkan sebanyak 998 unit katinting ke 105 kelompok nelayan miskin, 56 unit motor tempel ke 56 kelompok nelayan di hampir semua kabupaten/kota se-Sulut, penyaluran bibit ikan mas dan nila ke 36 kelompok pembudidaya, 400 unit cool box ke 100 kelompok pengolah dan pemasar.

Jadi, diharapkan agenda rapat kerja teknis kelautan dan perikanan dapat menjadi wadah yang efektif dalam rangka meningkatkan sinergitas, koordinasi, integrasi dan sinkronisasi antar semua pemangku kepentingan. 

"Sekaligus sebagai sarana untuk melakukan evaluasi berbagai kebijakan, program dan kegiatan yang telah dan akan dilakukan kedepan," katanya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: