Singkawang Darurat Rabies, Bagaimana Nasib Anjing-anjing di Sana?

TrubusNews
Syahroni
03 April 2018   14:15 WIB

Komentar
Singkawang Darurat Rabies, Bagaimana Nasib Anjing-anjing di Sana?

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Ancaman penyakit rabies beberapa waktu belakangan terus menghantui warga Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Yang mengkhawatirkan, korban gigitan anjing di kota tersebut tahun ini juga terus meningkat. 

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Singkawang, Djoko Suratmiarjo, sepanjang Januari hingga Maret 2018, sudah dilaporkan 17 kasus gigitan anjing di Kota Singkawang.

"Pada tahun 2016 telah terjadi sebanyak 51 kasus dan tahun tahun 2017 terjadi 54 kasus. Sedang pada tahun 2018, dari Januari hingga minggu ketiga Maret sudhah terjadi sebanyak 17 kasus," katanya.

Dari daftar korban gigitan anjing itu, 5 korban diketahui adalah warga Singkawang Timur. Anjing yang menggigit mereka kini juga telah mati usai divaksin. 

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Singkawang, Yusnita Fitriadi menjelaskan, setelah diteliti, anjing di kelurahan Nyarumkop, Singkawang Timur itu, diketahui positif rabies.

Karena itu, 5 di kelurahan Nyarumkop kini tengah dipantau kondisi kesehatannya.

"Jadi Dinas Kesehatan inilah nanti yang melakukan pemantauan dan kita harap semoga lima korban yang digigit anjing itu bisa hilang dari suspect," ujarnya Selasa (3/4).

Ia menambahkan, menurut aturan, anjing sepermainan yang terkena suspect itu harus dimusnahkan. Karenannya, dibutuhkan peran serta pemerintah setempat untuk membantu mengatasi masalah ini

"Mudah-mudahan Camat Singkawang Timur nanti bisa memberikan informasi kepada warganya sehingga rabies ini bisa betul-betul tuntas di Singkawang pada umumnya dan pada khususnya di Singkawang Timur," ujarnya lagi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: