Tega, Empat Ekor Beruang Madu Dibunuh, Dagingya Dibagi-bagi

TrubusNews
Astri Sofyanti
03 April 2018   13:30 WIB

Komentar
Tega, Empat Ekor Beruang Madu Dibunuh, Dagingya Dibagi-bagi

Beruang (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id -- "Pembuhuhan satwa liar yang dilindungi terjadi, Sabtu lalu sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Kepala Polres Inhil, AKBP Christian Rony di Riau, Selasa (3/4).

Empat orang diduga sebagai pelaku pembunuhan telah diamankan di Polres Kabupaen Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Keempat orang terduga tersebut adalah FS, warga Parit 10 Desa Mumpa Kecamatan Tempuling; JS, warga Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling; GS, warga Parit 1 Desa Mumpa Kecamatan Tempuling; dan JPDS, warga Desa Karya Tunas Jaya Kecamatan Tempuling.

Lebih lanjut AKBP Christian mengatakan keempat terduga pelaku sehari-hari berprofesi sebagai petani.

Baca Lainnya: 2018, Potensi Perburuan Liar Gajah Masih Besar

"Informasi kami dapatkan dari Bareskrim Polri karena adanya laporan sebuah video yang merekam penangkapan dan pembunuhan beruang madu yang diduga terjadi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, kemudian kasus tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir," tambahnya.

Ketika personel Polres Inhil bersama Petugas Balai Gakkum LHK Sumatera Pekanbaru Safri M.S dan Polhut BBKSDA Rengat Zulkifli melakukan penyelidikan, sebuah video yang sempat viral di sosial media benar terjadi, Sabtu (31/3) lalu.

Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya barang bukti berupa kulit beruang madu, daging dan empedu beruang madu serta tali nilon yang digunakan terduga pelaku untuk menjerat keempat beruang malang tersebut.

Dugaan sementara, keempat terduga pelaku hanya memasang jerat untuk babi hutan, tapi kemudian yang terjerat malah beruang madu.

Baca Lainnya: Penegakan Hukum Lemah, Penganiaya Hewan Bebas Berulah

“Para pelaku timbul niat untuk memotong beruang dan dagingnya dibagi-bagikan untuk konsumsi,” paparnya.

Terduga pelaku mengakui saat terjerat beruang madu tersebut tidak langsung dibunuh. Satwa liar itu lalu dibawa dan diikat di salah satu rumah didiga pelaku.

Karena merasa terancam, akhirnya keempat petani menembak beruang malang tersebut hingga mati.

Akibat ulahnya itu, keempat terduga pelaku, akan dijerat dengan UU 5/1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan sanksi adalah pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda sebesar Rp 100 Juta. [KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Jagung Provit Alternatif Bahan Pangan Sehat

Inovasi   28 Sep 2020 - 20:52 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: