25 Titik Panas Picu Kebakaran Hutan di Sumatra

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
05 Mar 2018   11:30

Komentar
25 Titik Panas Picu Kebakaran Hutan di Sumatra

Kebakaran hutan dan lahan (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengeluarkan informasi bahwa ditemukan 25 titik panas yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa Provinsi Pulau Sumatra.

Hal tersebut berdasarkan pantauan yang dilakukan BMKG menggunakan Satelit Terra dan Aqua, Senin (5/2) pagi.

BMKG Stasiun Pekanbaru memperbarui data pada pukul 06.00 WIB pagi tadi mengungkap bahwa titik panas (hotspot) paling banyak terdeteksi di Bengkulu sebanyak 10 titik, kemudian di urutan kedua disusul oleh Riau dengan tujuh titik, Kepulauan Riau enam titik, serta Jambi dan Sumatra Selatan masing-masing terindikasi satu titik.

Tujuh titik panas yang berada di Riau berada di Kabupaten Meranti dua titik Kabupaten Indragiri Hulu, Rokan Hulu, Pelalawan, Kampar dan Kota Dumai masing-masing satu titik.

Dua titik panas memiliki tingkat keakuratan lebih dari 70 persen. Hal tersebut dipastikan memicu terjadinya karhhutla.

"Dua titik tersebut berada di Kabupaten Meranti, dan Rokan Hulu," ungkap Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno di Pekanbaru, Senin (5/3).

Meski begitu, ia mengatakan bahwa sebagian wilayah Riau berpeluang besar terjadi hujan ringan hingga sedang yang dapat menurunkan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Ia juga menyebut bahwa BMKG telah memprediksi sejak 19 Februari sampai 31 Maret 2018 mendatang Riau memiliki status siaga darurat karhutla.

Sementara itu, data terakhir yang dikeluarkan oleh Satgas Karhutla Riau menunjukkan luas lahan yang telah terbakar sejak 14 Januari 2018 seluas 849,5 hektare. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: