Positif Flu Burung, 320 Lovebird dan 92 Merak Dimusnahkan BBKP Bandara Soetta

TrubusNews
Syahroni
22 Feb 2018   22:30 WIB

Komentar
Positif Flu Burung, 320 Lovebird dan 92 Merak Dimusnahkan BBKP Bandara Soetta

Merak sitaan BBPK Bandara Soetta (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Virus flu burung kembali masuk ke Indonesia. Untungnya, sebelum virus itu menyebar, petugas Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Bandara Soekarno Hatta lebih dulu mencegahnya.

Ratusan unggas asal luar negeri yang tiba di Bandara Soetta sejak 20 Januari silam sebelumnya menjalani tes kesehatan. Hasilnya, 320 ekor burung lovebird serta 92 ekor burung merak asal Cyprus itu, positif mengindap flu burung.

Agar virus tak sampai menyebar, petugas akhirnya mengambil langkah memusnahkan hewan-hewan itu.

Baca Lainnya: Jelang Imlek, China Diteror Virus Flu Burung Mematikan

Kepala Bidang Karantina Hewan BBKP Soekarno Hatta, Risma J. Silitonga menyebut, pemusnahan dilakukan di sebuah kebun kosong di Jalan Batu Wadas RT 06/03, Batu Ampar, Kramatjati, Jakarta Timur dengan kaidah dan SOP sesuai kesejahteraan hewan, Rabu (21/2) kemarin.

Burung-burung itu sebelumnya diberikan gas CO2 sebegai bahan eutanasia untuk selanjutnya dibakar dan dikubur dalam tanah.

"Bersyukur kita dapat mendeteksi lebih awal, sebelum burung ini tersebar di lingkungan masyarakat," tegas Risma dalam keterangannya, Kamis (22/2).

Ia menambahkan, selain burung lovebird dan merak, di kesempatan yang sama pihaknya juga memusnahkan 49 ekor burung kenari impor yang tidak memenuhi persyaratan karantina.

Baca Lainnya: Ini Saran Kementan Agar Peternak Unggas Kendalikan Flu Burung H9N2

Untuk memastikan tidak ada virus yang tertinggal, petugas karantina juga melakukan desinfeksi pada seluruh bagian instalasi baik kandang atau peralatan lain yang kontak dengan burung yang terinfeksi.

Risma berharap, agar virus flu burung tidak kembali mewabah, masyarakat harus mematuhi prosedur impor unggas yang benar. Dengan cara itu, kerugian finansial dan penyebaran penyakit bisa dihindari. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: