Valentine Bukan Hanya Soal Cinta Antara Kita, Tapi...

TrubusNews
Diah Fauziah | Followers 0
14 Feb 2018   20:00

Komentar
Valentine Bukan Hanya Soal Cinta Antara Kita, Tapi...

Penanaman bibt cendana pada Rabu (14/2). (Foto : Foto: Dok. Conservation International Indonesia.)

Trubus.id -- When we learn to respect all life, we learn to love all life. Tanggal 14 Februari diperingati sebagai hari kasih sayang atau valentine. Umumnya, setiap pasangan merayakan momen istimewa tersebut dengan makan malam romantis, setelah sebelumnya sang pria memberikan bunga dan cokelat kepada pasangan tercinta.

Tapi, hari kasih sayang ini tidak sekadar diperingati dengan pasangan saja loh. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, seperti menyayangi satwa atau Bumi. Contohnya, Conservation International Indonesia. Organisasi nirlaba ini membuat sebuah acara bertajuk “Katakan Sayang dengan Cendana” dengan melakukan penanaman bibit cendana di Desa Tulamben dan Desa Dukuh Karangasem, Bali.

Baca Lainnya: Jelang Valentine, Omset Pedagang Bunga Naik 3 Kali Lipat

“Jadi, acaranya ini bertepatan dengan valentine atau kasih sayang. Hari di mana identik dengan pemberian bunga dan cokelat ke orang-orang tersayang. Nah, kami membuat acara valentine yang berbeda, dengan cara mengajak orang-orang, terutama warga di Desa Tulamben dan Desa Dukuh Karangasem untuk lebih menyayangi alam dengan tanam pohon,” kata Ni Putu Ary Pratiwi ketika dihubungi Trubus.id melalui telepon, Rabu (14/2).

Perempuan yang disapa Ary itu mengatakan, ada 500 bibit yang diberikan kepada petani di dua desa tersebut.

Foto: Dok. Conservation International Indonesia.

“Apa yang kita lakukan hari ini sekaligus untuk sosialisasi perhutanan masyarakat kepada masyarakat,” jelasnya.

Alasan kenapa cendana yang dipilih, karena tanaman ini cocok di daerah Tulamben. Sebenarnya, tanaman ini sudah tumbuh di sini dari dulu. Tapi sekarang, sudah jarang ditemui, kalaupun ada, letaknya di jurang. Jadi, kenapa enggak kita tanam di hari valentine ini?” beber Ary.

Apalagi, cendana bermanfaat secara ekonomi dan ekologi. Kayu cendana bisa dijadikan bahan kerajinan, sementara bubuk kayunya bisa dibuat dupa. Ia pun bilang, "Minyak cendana bagus untuk terapi pengobatan."

Kasih Sayang Pada Lingkungan

Di Bangka Belitung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Babel merayakan kasih sayang dengan menanam pohon jenis buah-buahan di kawasan Kolong Spritus, Pangkalpinang.

Baca Lainnya: Tidak Dapat Pasangan di Hari Valentine, Romeo Si Katak Langka Bisa Punah

“Kami mengajak seluruh komponen siaga bencana untuk sadar terhadap alam, Itulah kenapa, kami merayakan valentine dengan cara menanam bibit buah-buahan,  sesuai instruksi gubernur,” kata Mikron Antariksa, kata Kepala BPBD Provinsi Babel, Rabu (14/2).

2.000 bibit buah-buahan ditanam sejak 14 hingga 21 Februari mendatang. Ia berharap, kawasan yang ditanami bibit buah dapat menjadi taman pandu dan lokasi outbond.
“Kami menyiapkan bibit sirsak, mangga, jambu, lengkeng, yang rencananya akan ditanam di lahan seluar 3,6 hektare,” jelasnya.

Adopsi 1.060 Pohon

Apa yang dilakukan BPBD Provinsi Babel pernah juga diterapkan oleh Siti Nurbaya. Dua tahun lalu, tepat di hari valentine, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu merayakan kasih sayang dengan cara yang tidak biasa. Bersama dengan pegiat lingkungan, ia menanam pohon ranjau di Desa Sukatani, Cianjur, Jawa Barat.

Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat melakukan penanaman pohon (Foto: Istimewa).

Pohon ranjau yang ditanam di Cianjur merupakan kepedulian masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri.

“Pohon ranjau itu merupakan bentuk kepedulian masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri. Bertujuan untuk mendorong, membimbing, dan memberikan insentif kepada msyarakat di sekitar Taman Nasional Gunung Gede agar mereka memelihara lingkungan melalui agroforestry,” kata Siti, kala itu.

Valentine 2016 lalu, ada 1.060 pohon yang diadopsi. Padahal, targetnya hanya 1.000 pohon saja. Sebanyak 960 pohon berasal dari warga Indonesia yang tinggal di luar negeri dan 100 pohon diadposi Siti Nurbaya. Beberapa tanaman yang diadopsi ialah nangka, pete, alpukat, rambutan, dan mangga.

Cinta Tak Biasa

Earth was created for all life, not just human life. Sebagai salah satu makhluk ciptaan Tuhan, satwa pun memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kasih sayang. Well, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyayangi satwa, meskipun kita tidak memeliharanya. Yang paling gampang ialah tidak menyakiti atau membunuh mereka, terutama satwa langka yang memang dilindungi karena populasinya yang kian mengkhawatirkan.

Baca Lainnya: Kenali Jenis-Jenis Coklat, Sebelum Beri Hadiah si Dia

Menyayangi dan mencintai hewan tidak harus dengan memeliharanya. Membiarkan mereka hidup bebas di habitatnya, yakni hutan, menjadi bukti nyata bahwa kita peduli terhadap mereka. Tanpa harus memenjarakannya atau mengurung mereka di sangkar.
Jangan menghilangkan hak hidup hewan.

Sebagai makluk hidup, mereka memiliki hak untuk dihargai di habitat hidupnya. Maka, kita perlu memberikan perlindungan dan perhatian kepada mereka, demi keberlanjutan hidup hewan di dunia.

Romeo, katak air jenis sehuencas dari Bolivia yang hanya tinggal satu di dunia ini diperkirakan akan punah jika tidak segera mendapatkan pasangan. Tidak heran jika para peneliti berusaha keras mencari katak betina untuk dikawinkan dengan Romeo, untuk keberlangsungan populasinya di dunia.

Binatang Juga Saling Berkasih Sayang

Beberapa binatang terkenal sebagai simbol cinta. Itu karena mereka setia, hanya memiliki satu pasangan saja ketika hidup. Binatang bermonogami hanya kawin dengan pasangan yang sama di setiap musim kawin, bahkan sampai mati. Selain burung merpati, ada juga binatang lain yang bermonogami dan menjadi simbol cinta.

Burung albatros (Foto: Istimewa).

Burung albatros, dikenal dengan tarian ritual menempelkan paruh satu sama lain sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya sebagai perayaan kedekatan. Burung albatros adalah salah satu jenis binatang yang patut menjadi lambang kesetiaan. Seberapapun jauhnya mereka terbang hingga bermigrasi melintasi samudra, pasti akan terbang kembali ke sarang untuk pasangan yang sama.

Sering digambarkan bersifat licik dalam dongeng-dongeng, serigala ternyata memiliki sifat setia. Mereka dikenal memiliki ikatan keluarga yang kuat dan konservatif. Bahkan, serigala betina hanya kawin dengan satu serigala jantan. Ia akan mencari lagi yang baru, jika pasangannya mati, terusir dari kelompok, sakit, atau mandul.

Angsa sudah menjadi legendaris untuk simbol kesetiaan. Dua leher angsa yang menyatukan dahi, membentuk lambang hati ini dapat ditemukan dimana-mana, termasuk undangan pernikahan. Angsa memang binatang monogami yang tahan setia pada pasangannya selama bertahun-tahun, bahkan sampai mati.

Well, Trubus Mania, selamat hari kasih sayang ya. Bagaimana cara kalian merayakan valentine kali ini? [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: