Kejam, Monyet Dijadikan Percobaan Asap Diesel oleh Perusahaan Mobil Mewah di Jerman 

TrubusNews
Binsar Marulitua
01 Feb 2018   06:30 WIB

Komentar
Kejam, Monyet Dijadikan Percobaan Asap Diesel oleh Perusahaan Mobil Mewah di Jerman 

Beberapa produsen mobil mewah menggunakan monyet sebagai eksperimen mereka. (Foto : Foto: Pixabay/ Gellinger)

Trubus.id -- Masyarakat Uni Eropa kecewa atas terungkapnya beberapa produsen mobil mewah asal Jerman yang membantu membiayai eksperimen mengekspos manusia dan monyet dengan asap diesel.

Komisioner industri Elzbieta Bienkowska, yang memimpin tindakan respons UE terhadap skandal pengujian emisi yang didanai  "Dieselgate" Volkswagen, Daimler dan BMW, mendesak Jerman untuk menyelidiki masalah tersebut. Skandal terbaru yang melibatkan para produsen mobil mereka dan eksploitasi hewan.

Baca Lainnya: Demi Hak Asasi Hewan, Norwegia Hentikan Peternakan Bulu Rubah dan Mink

"Menguji emisi diesel terhadap manusia dan monyet tidak etis. Tidak dapat diterima untuk perusahaan Eropa mana pun di abad 21," kata Bienkowska di Twitter.

Ia pun kembali mencuit, "Sekali lagi: hanya kesalahan beberapa individu, atau lebih tepatnya masalah sistemik budaya perusahaan? Waktunya berinvestasi dalam nol emisi. #cleanairnow."

Sementara itu, juru bicara Komisi Eropa Margaritis Schinas dalam sebuah briefing harian juga menyerukan hal yang sama. Meminta pemerintahan Jerman menyelidik skandal tersebut. 

"Kami terkejut dengan berita tersebut, sama seperti orang lain. Kami mencatat bahwa pihak berwenang Jerman berusaha untuk menyelidiki masalah ini. Kami berharap mereka akan melakukannya," ujar Margaritis Schinas.

Baca Lainnya: Pasang Iklan Pakaian Bulu Hewan, Vogue Dikecam

Sebelumnya pada Senin (29/1), harian Sueddeutsche dan Stuttgarter Zeitung melaporkan bahwa sebuah kelompok penelitian yang didanai oleh Volkswagen, Daimler dan BMW telah memerintahkan sebuah penelitian di Jerman yang mengukur dampak menghirup gas nitrogen oksida pada 25 manusia sehat.

Pengungkapan tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah New York Times (NYT) menulis bahwa organisasi yang sama melakukan tes terhadap monyet di Amerika Serikat (AS) pada 2014, seperti dilansir AFP. [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Jagung Provit Alternatif Bahan Pangan Sehat

Inovasi   28 Sep 2020 - 20:52 WIB
Bagikan:          
Bagikan: