Bandros Baru Manjakan Wisatawan Bandung

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
20 Jan 2018   20:00

Komentar
Bandros Baru Manjakan Wisatawan Bandung

Warna warni Bandros, Bandung (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Wisatawan Bandung bakal dimanjakan oleh Pemerintah Kota Bandung dengan menambah unit bus khas kota Bandung, Bandung Tour On Bus (Bandros). Dengan penambahan 12 unit Bandros baru, maka saat ini 18 Bandros baru tersedia untuk mengantarkan wisatawan berkeliling kota Bandung.

Penyediaan 12 unit Bandros baru menggunakan dana APBD sekitar Rp 12,4 miliar. “Akhirnya kami putuskan Bandros itu tidak dengan pola CSR karena lama untuk meyakinkan pihak ketiga untuk menyumbang. Tiga tahun hanya dapat enam lah. Apalagi kini jumlah wisatawan yang datang ke Bandung meningkat. Target 2018 sebesar 7 juta wisatawan,” ungkap Wali Kota Bandung Ridwan Kamil usai mencoba menaiki Bandros baru di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (19/1).

Baca Lainnya : Jabar Kini Punya 147 Pantai Baru untuk Tujuan Wisata

Rute Bandros sendiri dibagi berdasarkan enam warna busnya. Yakni biru, kuning, hijau, ungu, merah muda, dan hitam. Setiap warna memiliki rute berbeda.

Bandros Ungu akan melayani tujuan Gasibu, Taman Cikapayang, Alun-alun Ujungberung, Museum Geologi, dan Pusdai. Bandros Hijau akan membawa wisatawan melewati rute Chinatown, Pasir Kaliki, Alun-alun Cicendo, Karang Setra, UPI, dan GOR Padjadjaran.

Bandros Merah Muda yang akan melalui Gasibu, Taman Pasupati (Taman Jomblo), Teras Cikapayang, Teras Cihampelas, hingga Taman Budaya. “Kalau Bandros yang hitam itu khusus untuk tamu VIP yang datang ke Kota Bandung. Jadi itu untuk tamu-tamu pemerintah kota bisa pakai yang itu,” kata Ridwan Kamil.

Saat ini pengelolaan 12 Bandros masih dipegang oleh Dinas Perhubungan (Dishub) secara swakelola. Kedepannya Dishub melelang untuk menentukan pengelola Bandros sehingga bisa dimanfaatkan secara lebih profesional.

Baca Lainnya : Akhir Pekan Yuk Liburan ke Umbul Ponggok Klaten, Ada Wahana Baru Lho

Kepala Dinas Perhubungan Didi Ruswandi mengatakan, Bandros ini dijadwalkan akan beroperasi Februari 2018. Sampai saat ini masih memproses kajian tarif agar tidak mengganggu angkutan kota dan Bandros sebelumnya. Dishub akan menetapkan dua jenis tarif, yakni tarif sekali jalan dan paket seharian (one day pass).

Tarif sekali jalan akan berkisar antara Rp 10.000-15.000. Sedangkan ongkos paket seharian akan dipatok seharga Rp 25.000-Rp 50.000. “Saat ini kita akan uji rute dulu. Kemungkinan Februari baru kita bisa jalan,” jelas Didi. [NN]
 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: