Impor Beras Harus Dilakukan, Asalkan...

TrubusNews
Diah Fauziah | Followers 0
15 Jan 2018   18:45

Komentar
Impor Beras Harus Dilakukan, Asalkan...

Bayu Harimurthi, pengamat ahli pertanian. (Foto : Foto: Trubus.id/ Wilona Octora)

Trubus.id -- Kebijakan impor beras sebanyak 500 ribu ton yang dilakukan Kemendag ibarat pepatah bagai makan buah simalakama. Di mana Kemendag dihadapkan pada pilihan sulit, kondisi yang serba salah.

Menurut Bayu Krisnamurthi, pengamat ahli pertanian, opsi impor tetap perlu dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini Kemendag.

“Yang harus dipertanyakan bukan lagi impor atau tidak, tetapi bagaimana mengimpor beras dan apa yang akan dilakukan setelah itu,” kata Bayu, saat dihubungi Trubus.id melalui telepon, Senin (15/1).

Saran Bayu untuk pemerintah adalah perbaiki tata kelola impor beras, terutama yang menyangkut siapa yang mengimpor, pelabuhan mana yang akan digunakan, dan bagaimana penyaluran beras impor tersebut.

Baca Lainnya: Dua Tahun Berhasil Tak Impor Beras, Kok Sekarang Impor Beras?

“Tiga hal itu yang paling penting. Lalu setelah itu, yang perlu dilakukan adalah BPS mengeluarkan hasil verifikasi ulang pendataan produksi yang sudah dilakukan. Hasil sementara di Subang, faktanya adalah kurang dari 20 persen menurut data. Di Garut, faktanya itu kurang dari 100 persen menurut data,” ungkapnya.

Selanjutnya, impor dilakukan oleh Bulog. Beras broken 20 persen dan 5 persen masuk ke daerah non sentra produksi seperti Kupang dan Bitung.

Baca Lainnya: Ombudsman: Ada Salah Administrasi dalam Impor Beras 500 Ribu Ton

“Operasi pasar cerdas sistematik dilakukan maksimal hingga mingge ke-2 Februari. Siapkan juga armada semut untuk serap gabah petani segera setelah panen. Dan yang terakhir adalah siapkan fleksibilitas aturan pengadaan gabah dan beras untuk amankan harga petani,” beber Bayu.

Mengenai kebijakan impor beras, ia berharap, “Semoga yang diuntungkan para konsumen karena tujuannya adalah mengendalikan harga beras.” [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: