Ekspor Udang RI Tahun 2017 Menurun karena Dua Sebab

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
12 Jan 2018   10:30

Komentar
Ekspor Udang RI Tahun 2017 Menurun karena Dua Sebab

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) (Foto : Foto: Binsar Marulitua/Trubus.id)

Trubus.id -- Pada tahun 2017, ekspor udang Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan. Ini seiring menurunnya volume produksi udang di sejumlah daerah.  Salah satu daerah yang kehilangan daya produksi udang adalah Sumatera-Selatan. 

Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Slamet Soebjakto mengatakan tahun 2015, volume produksi udang ekspor mencapai 615.87 ton kemudian melonjak pada tahun 2016 menjadi 698.138 ton pada tahun 2016. Tetapi pada tahun 2017 volume produksi turun drastis menjadi 555.138 ton.

"Penurunan produksi udang terjadi di Propinsi Sumatera Selatan yang semula tercatat sebagai 5  besar produsen udang nasional. Penurunan disebabkan perusahaan group CPP telah mengakhiri kerjasama dengan Plasma,"  jelas Slamet di Gedung Mina Bahari IV KKP, Kamis (11/1).

Slamet menambahkan, selain karena penurunan volume produksi di Sumatera Selatan, penyebab lainnya  penurunan produksi udang di beberapa lokasi juga disinyalir terjadi karena penyakit. KKP telah melakukan upaya rehabilitasi kawasan budidaya. 

"Dari lima daerah volume produksi udang, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Timur mengalami kenaikan. Sedangkan Lampung, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan mengalami penurunan," ucap Slamet. 

Untuk meningkatkan ekspor udang ke depan KKP telah melakukan upaya rehabilitasi kawasan budidaya. Selain itu dukungan lainnya adalah penataan tambak dan kolam, dan pemberian escavator ke sejumlah daerah. 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: