Kepala LIPI: Data dan Informasi Mengenai Danau-Danau di Indonesia Berguna untuk Keberlanjutannya

TrubusNews
Astri Sofyanti
03 Des 2020   12:04 WIB

Komentar
Kepala LIPI: Data dan Informasi Mengenai Danau-Danau di Indonesia Berguna untuk Keberlanjutannya

Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Laksana Tri Handoko dalam Webinar Database Danau-Danau di Indonesia dan Peluncuran Buku Series Identifikasi Danau Indonesia, Kamis (3/12/20). (Foto : Tangkapan Layar YouTube/LIPI)

Trubus.id -- Indonesia merupakan negara kepulauan yang didominasi perairan, terdiri dari lautan, danau, sungai, bendungan, waduk, rawa dan sebagainya. Berbicara tentang perairan darat, Indonesia memiliki banyak danau yang memiliki sejuta manfaat bagi masyarakat, mulai dari air, flora, fauna dan lainnya.

Danau memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia, mulai dari penyedia cadangan air bersih, sumber tenaga untuk membangkitkan tenaga listrik hingga sebagai sarana wisata bagi masyarakat serta menjadi daya dukung perekonomian masyarakat. Mengingat begitu banyak manfaat danau bagi kehidupan manusia membuat kita untuk menjaga kelestarian lingkungan di sekitar danau.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memiliki beberapa pusat penelitian dan pengembangan salah satunya adalah Pusat Penelitian Limnologi. Limnologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari ekosistem perairan darat dan interaksi antar penyusun komponennya. Limnologi juga mengintegrasikan kajian-kajian terkait dengan siklus hara, produktifitas biologi, biodiversitas, dan adaptasinya. Kajian tersebut digunakan untuk mengevaluasi bagaimana komponen fisika, bilogi dan kimia, saling berinteraksi dalam ekosistem perairan darat. Keseluruhan kajian tersebut digunakan untuk mendukung penyusunan kebijakan dalam mengelola lingkungan perairan darat.

Foto: Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kabupaten Samosir.

Danau merupakan badan air yang dibatasi oleh daratan, terbentuk secara alami maupun buatan. Indonesia diperkirakan mempunyai lebih dari 1.575 danau, terdiri dari 840 danau besar dan 735 danau kecil (situ). Menurut data Bappenas tahun 2016 luas total danau di Indonesia sekitar 491.724 hektare. Akan tetapi, jumlah tepat danau dan distribusinya di Indonesia belum diketahui dengan pasti, tergantung dari referensi yang digunakan (Nontji, 2017). Oleh karena itu, informasi mengenai jumlah dan klasifikasinya sangat dibutuhkan dalam pengelolaan sumberdaya air dan ekosistemnya.

LIPI melalui Pusat Penelitian Limnologi menghimpun data dasar mengenai danau-danau di Indonesia dan meluncurkan hasil identifikasi danau-danau indonesia dalam bentuk buku berseri. Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Laksana Tri Handoko menyebutkan saat ini data dan informasi mengenai jumlah danau di Indonesia masih sangat terbatas.

“Data dan informasi mengenai danau di Indonesia berguna untuk keberlanjutannya. Misalnya, informasi tentang pemerintah telah menetapkan revitalisasi 15 danau kritis di Indonesia menjadi prioritas nasional untuk ditangani, penting diketahui publik,” kata Handoko dalam Seminar Nasional Virtual “Database Danau-Danau di Indonesia dan Peluncuran Buku Series Identifikasi Danau Indonesia”, Kamis (3/12/20).

Dikatakan Handoko, keberlanjutan danau juga perlu didukung pendekatan riset integratif dan holistik yang dapat diimplementasikan dengan berbagai modifikasi.

Ia menyebutkan, LIPI melalui Pusat Penelitian Limnologi berupaya membantu meneliti pengelolaan sumber daya air dan ekosistemnya dan membantu masyarakat sekitar perairan darat menyelesaikan problem kesehatan lingkungannya.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan dirinya mendukung LIPI agar tetap terus menjadi lembaga riset terdepan yang mampu berkontribusi untuk kemajuan, kemandirian dan kesejahteraan bangsa serta memberi manfaat kepada masyarakat.

“Dengan kolaborasi para ahli dan pemangku kepentingan dari berbagai macam instansi, saya berharap data base danau-danau di Indonesia semakin lengkap untuk mendukung penelitian danau-danau di Indonesia sehingga pengelolaan ekosistem danau semakin maju dan berkelanjutan,” jelas Bambang.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, Ocky Karna Radjasa mengatakan, Webinar Database Danau-danau Indonesia dan Peluncuran Buku Identifikasi Danau Indonesia dengan tema Peranan Strategis dari Ketersediaan Data Dasar Danau-Danau di Indonesia bertujuan untuk  mendapatkan pemahaman tentang peranan strategis dari ketersediaan data dasar danau-danau di  Indonesia dan sekaligus seremonial peluncuran “Buku  Identifikasi Danau Indonesia Seri Sumatera, Seri Jawa-Bali-Nusa Tenggara, Seri Sulawesi, Seri Maluku-Papua, dan Seri Kalimantan.

“Buku tersebut diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam menjaga keberlanjutan danau terutama dukungan pada tahapan identifikasi dan luasannya,” tutur Ocky.

Ocky menjelaskan, kelima seri bukuini berisi identifikasi danau, baik luasan, proses terbentuknya dan istilah atau nama lain danau pada masing-masing daerah.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, identifikasi badan air dilakukan dengan interpretasi visual secara langsung pada data penginderaan jauh diolah dengan sistem informasi geografis, sedangkan untuk istilah dan penamaan disesuaikan dengan toponimi yang diperoleh dari peta dasar dan informasi lainnya.

“Peluncuran buku Identifikasi Danau Indonesia berseri ini diharapkanmenjadi databasedanau-danau di Indonesia, dan dapat menjadi bahan informasi bagi pemerintah daerah, peneliti, akademisi dan pihak lainnya yang terkait dengan ekosistem danau kita,” tutup Ocky.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Kementan Ungkap Alasan Harga Pupuk Bersubsidi Naik

Peristiwa   20 Jan 2021 - 09:13 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Masalah Subsidi Pupuk, Begini Solusi Pakar IPB

Peristiwa   19 Jan 2021 - 08:37 WIB
Bagikan: