Produksi Vaksin Covid-19 Memasuki Penyusunan Protokol Uji Klinis Tahap Ketiga

TrubusNews
Binsar Marulitua
04 Agu 2020   12:00 WIB

Komentar
Produksi Vaksin Covid-19 Memasuki Penyusunan Protokol  Uji Klinis Tahap Ketiga

Ilustrasi Vaksin (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan perkembangan Vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac dari Tiongkok telah memasuki Uji Klinis tahap III site penelitian Fakulatas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad).

“Sesuai dengan standar internasional juga peraturan Badan POM untuk registrasi obat/vaksin, maka protokol penelitian ini harus mendapatkan persetujuan etik dari site penelitian yang akan dituju, dalam hal ini Unpad,” jelas (Plt.) Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Kabadan Litbangkes), Slamet dalam keterangan tertulis, Senin, (3/8/2020). 

Slamet menjelaskan,  Komisi Etik Unpad, menurut Kabadan Litbangkes telah melakukan telaah protokol penelitian fase 3 vaksin tersebut. Pada tanggal 27 Juli 2020, Slamet sampaikan bahwa Unpad mengumumkan persetujuan etik terhadap uji klinik ini. 

Baca Lainnya : Jokowi Minta Kemenkes Tak Bertele-tele dalam Pencairan Pembayaran Tenaga Kesehatan

Artinya, bahwa data-data yang mendasari dilakukan uji klinik fase 3 dapat diterima secara ilmiah, risiko terhadap subjek dapat diminimalisasi dan manfaat diperkirakan dapat diperoleh.

“Komisi Etik Universitas Padjajaran berkewajiban melakukan monitoring pelaksanaan penelitian,” jelasnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya akan informasi yang diragukan kebenarannya. Untuk itu, Slamet mengingatkan untuk melakukan saring sebelum sharing, bersikap kritis dan cari informasi dari sumber yang terpercaya.

”Kepada seluruh pihak, khususnya tokoh publik, kami harap dapat memberikan pencerahan tentang Covid-19 kepada masyarakat dan bukan sebaliknya menimbulkan pro-kontra,” pungkas Slamet. 


Slamet juga menerangkan, 4 tahap mekanisme produksi obat dan perkembangan uji klinis vaksin Covid-19. Pertama, diawali dengan upaya penemuan bahan/zat/senyawa potensial obat melalui berbagai proses penelitian

Kedua, Bahan/zat/senyawa potensial obat tersebut harus melewati berbagai proses pengujian diantaranya adalah uji aktivitas zat; uji toxisitas in vitro dan in vivo pada tahap pra klinik; serta Uji Klinik untuk fase I, fase II dan fase III;

"Ketiga, proses izin edar," tambahnya. 

Tahapan yang keempat menurut Slamet, diproduksi melalui cara pembuatan obat yang baik (GMP) dan dilakukan kontrol pada proses pemasaran.

Baca Lainnya : Australia Sumbang Indonesia 100 Ventilator Noninvasif untuk Penanganan Covid-19

“Banyak lembaga internasional dan nasional sedang bekerja keras untuk mendapatkan obat ataupun vaksin Covid 19. Sebagian kandidat vaksin juga sudah memasuki tahap uji klinik tahap akhir,” kata Slamet.

Namun, lanjut Slamet, hingga saat ini belum ada satu negara atau lembaga manapun di dunia yang sudah menemukan obat atau vaksin secara spesifik bisa menanggulangi Covid-19.

“Saat ini beberapa negara termasuk Indonesia tergabung dalam Solidarity Trial WHO, untuk mendapatkan bukti klinis yang lebih kuat dan valid terhadap efektivitas dan keamanan terbaik dalam perawatan pasien Covid-19,” jelas Slamet.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: