Tak Hanya Jadi Tempat Eduwisata, Kepala LIPI: Peran Kebun Raya Sebagai Pusat Pelestarian dan Konservasi Keanekaragaman Hayati

TrubusNews
Astri Sofyanti
16 Juli 2020   17:32 WIB

Komentar
Tak Hanya Jadi Tempat Eduwisata, Kepala LIPI: Peran Kebun Raya Sebagai Pusat Pelestarian dan Konservasi Keanekaragaman Hayati

Kebun Raya Bogor. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoro mengungkapkan bahwa keberadaan kebun raya tidak hanya semata-mata untuk eduwisata. Menurutnya, kebun raya menjadi pusat penelitian, eksplorasi, hingga konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia.

Handoko mengungkapkan dari 43 kebun raya yang ada di Indonesia, lima diantaranya berada di bawah pengelolaan LIPI. sementara 36 kebun raya dikelola pemerintah daerah dan dua lainnya di bawah pengelolaan perguruan tinggi. Total ada 104.761 spesimen menjadi koleksi di seluruh kebun raya di Indonesia.

Keberadaan kebun raya yang dikelola LIPI dimanfaatkan untuk pengembangan dan pemanfaatan melalui berbagai riset dan eksplorasi yang bertujuan untuk menambah kekayaan keanekaragaman hayati yang nantinya akan berdampak pada peningkatan ekonomi negara melalui produk bioindustri.

“Di Indonesia ada lebih dari 30 ribu spesies tumbuhan, 800 jenis diantaranya merupakan anggota spesies herbal. Dari jumlah tersebut, baru 30 jenis ditetapkan sebagai obat herbal terstandar (OHT) dengan 12 diantaranya sudah fitofarmaka,” kata Handoko dalam diskusi virtual bersama Media, Kamis (16/7/20).

Handoko menjelaskan, para peneliti LIPI mengembangkan berbagai spesimen, kemudian spesimen tersebut didigitalkan melalui rantai molekul untuk mendapatkan DNA, baru setelahnya dilakukan ekstraksi untuk mencari potensi tumbuhan tersebut.

“Apa yang ada di Kebun Raya Bogor menjadi asal muasal aktivitas riset. Ini yang juga membuat posisi kebun raya sangat penting di Indonesia. kekayaan hayati Indonesia kini menduduki peringkat dua dunia, Brasil masih menjadi nomor satu, tapi jika digabungkan antara kekayaan hayati di darat dan di laut Indonesia nomor satu,” tegas Handoko.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, Hendrian mengatakan, meski memiliki keanekaragaman hayati, dirinya mengatakan ada 689 jenis tumbuhan di Indonesia terancam punah, dari jumlah tersebut yang baru terkonversasi hanya 22,06 persen.

Kemudian, untuk koleksi tumbuhan yang ada di kebun raya diberbagai wilayah, 152 jenis diantaranya tergolong spesies terancam, dengan rincian 36 jenis terancam punah (critically endangered), 44 jenis terancam (endangered), dan 72 jenis rentan (vulnerable).

Oleh karena itu, Hendrian mengatakan masih banyak pekerjaan rumah kebun raya terutama untuk meminimalisir jenis-jenis tumbuhan yang terancam punah.

“Ke depan, kita berharap jika sudah terkonservasi di kebun raya, kita bisa melakukan program pemulihan, Spesies-spesies yang ada juga harus terus lestari agar tidak terancam punah. Ini menjadi tantangan LIPI ke depannya,” tutup Hendrian.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan: