Mendes PDTT Klaim BLT Dana Desa Tepat Sasaran Karena 6,6 Juta Penerima Petani

TrubusNews
Binsar Marulitua
02 Juli 2020   15:00 WIB

Komentar
Mendes PDTT Klaim BLT Dana Desa Tepat Sasaran Karena 6,6 Juta Penerima Petani

Ilustrasi Petani garam (Foto : Binsar Marulitua)

Trubus.id -- Sebanyak Rp4,5 triliun bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) telah mengalir untuk 7,5 juta keluarga dari 70.546 desa hingga 29 Juni 2020. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengklaim  penyaluran BLT-DD pada tahap pertama dinilai telah tepat sasaran karena 88% atau 6.602.190  merupakan masyarakat berprofesi petani dan buruh tani.

"Penerima BLT dana desa adalah petani dan buruh tani, yakni sebanyak 6,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) atau 88 persen dari total penerima," jelas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII, Rabu (1/7/2020). 

Abdul Halim Iskandar menjelaskan, selain petani BLT-DD Nelayan dan buruh nelayan sebesar 315.028 KPM BLT-DD atau setara 4%, ketiga profesi buruh pabrik penerima BLT-DD sebanyak 152.249  setara 2%. 

Selanjutnya keempat profesi Guru penerima BLT DD hanya 1% atau setara 38.677, kemudian yang terakhir untuk Pedagang dan UMKM 394.345 atau baru  5%. 

Baca Lainnya : Ini Syarat Dapatkan BLT Dana Desa Rp600 Ribu per Bulan

Ia menjelaskan, penerima manfaat merupakan masyarakat yang memiliki NIK, tetapi jika tidak memiliki NIK masyarakat yang telah sesuai kriteria penerima bantuan dapat juga menerima bantuan dengan memberikan informasi alamat secara lengkap.

“Jika gak punya NIK ya gak,  jika layak (dapat),  tetap kami berikan tapi alamat diberikan lengkap dan sekaligus difasilitasi buat E KTP jadi selangkah bisa hasilkan beberapa hal,”tuturnya.

Meski demikian, Halim mengakui perlunya peningkatan kualitas data desa agar lengkap, akurat dan mutakhir. Reformasi manajemen data desa diperlukan sebab hingga saat ini masih banyak potensi desa yang tidak terdata. 

Baca Lainnya : Pemerintah Naikan Dana Desa Rp31,789 Triliun, Aturan Lebih Sederhana

Dengan dasar pemikiran reformasi Perpres 59/2017 untuk mengukur pencapaian target indikator ditetapkan tujuan pembangunan berkelanjutan. 

“Prinsip bagi kami data melakukan pendampingan perencanaan desa jadi dana desa yang sudah  5 tahun berjalan relatif rendah dalam penurunan kemiskinan dan penurunan stunting dan berbagai hal pengembangan SDM dan ketahanan ekonomi di harapkan bisa nendang lagi peta sudah disiapkan sedemikian rupa,”tuturnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Hentikan Sementara SPWP Ekspor Benih Bening Lobster

Peristiwa   26 Nov 2020 - 17:29 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: