Mendag Tinjau Aktivitas Perdagangan Pasar Boyolali di Era New Normal

TrubusNews
Astri Sofyanti
02 Juli 2020   10:00 WIB

Komentar
Mendag Tinjau Aktivitas Perdagangan Pasar Boyolali di Era New Normal

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Boyolali dan Pasar Pengging di Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (1/7/20). (Foto : Dok. Kementerian Perdagangan)

Trubus.id -- Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto meninjau aktivitas perdagangan pasar rakyat di era kenormalan baru (new normal) di Pasar Boyolali, Jawa Tengah. Dalam kunjungannya tersebut, Mendag Agus menegaskan bahwa pasar rakyat harus mematuhi protokol kesehatan ketat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Tujuan utama tetap dibukanya pasar rakyat adalah untuk memenuhi ketersediaan bahan pokok dan barang penting bagi masyarakat. Untuk itu, pedagang dan konsumen di pasar diharapkan dapat mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan dengan ketat guna memutus penyebaran covid-19,” kata Agus melalui keterangan resmi, Kamis (2/7/20).

Baca Lainnya : Pasar Rakyat Tetap Beroperasi, Mendag Agus: Ekonomi Masyarakat Kecil Harus Terus Berjalan

Agus mengungkapkan pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam penerapan protokol kesehatan di era new normal, khususnya di sektor perdagangan. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta pembukaan aktivitas ekonomi dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan.

Selain memantau pelaksanaan protokol kesehatan di pasar rakyat, Mendag juga meninjau harga danpasokan barang kebutuhan pokok di pasar rakyat tersebut. Agus menegaskan secara umum harga bahan pokok relatif stabil dan pasokannya cukup.
 
Khusus gula pasir, harga di tingkat pedagang eceran saat ini sudah sesuai dengan ketentuan HET yaitu antara Rp12.000-Rp12.500 per kilogram (kg). Selain itu, pasokan di pasar juga relatif lancar dengan harga tebus pedagang sebesar Rp11.300 per kg.

Baca Lainnya : Putus Rantai Penularan Covid-19, Kemendag Ajak Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pangan Lewat Belanja Online
 
Berdasarkan hasil pantauan harga beras medium berkisar Rp10.000-Rp11.000 per kg, gula pasir Rp12.000-12.500 per kg, daging ayam Rp37.000 per kg, telur Rp24.000 per kg, cabai merah keriting Rp10.000-Rp15.000 per kg, cabai merah besar Rp20.000 per kg, cabai rawit merah Rp17.000-Rp20.000 per kg, bawang merah Rp30.000-Rp40.000 per kg, bawang putih hainan Rp12.000-Rp16.000 per kg, dan bawang bombai Rp12.000-Rp20.000 per kg.
 
“Harga bahan pokok di pasar Boyolali relatif stabil dan pasokannya lancar. Untuk itu, Kementerian Perdagangan mengapresiasi pemerintah Kabupaten Boyolali yang telah menjaga stabilitas harga bapok dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan di pasar rakyat,” tutup Agus.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: