Kebersamaan Urban Farming Warga Duren Sawit Dorong Kemandirian Pemenuhan Pangan

TrubusNews
Binsar Marulitua
01 Juli 2020   14:00 WIB

Komentar
Kebersamaan Urban Farming Warga Duren Sawit Dorong  Kemandirian Pemenuhan Pangan

Petugas pemerintah pemkot Jakarta Timur melakukan pendampingan melakukan pertanian melalui konsep urban farming (pertanian kota) kepada warga RT 002/RW 014 Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. (Foto : Pemkot Jakarta Timur)

Trubus.id -- Banyak cara mengisi waktu untuk tetap produktivitas dalam melewati masa sulit pendemi Corona (Covid-19). Seperti yang dilakukan warga RT 002/RW 014 Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, berpartisipasi memajukan sektor pertanian melalui konsep urban farming (pertanian kota).

Menumbuhkan semangat bertani memang sangat mendesak saat ini. Selain memperjuangkan kedaulatan pangan, inisiatif para warga juga bisa memantik semangat untuk lepas dari ketergantungan impor. 

Digagas sekitar satu bulan lalu, lahan tidur memiliki luas lahan 1.000 meter persegi tersebut, kini berubah menjadi penghijauan akan kaya manfaat bagi lingkungan dalam bercocok tanam dan kegiatan budidaya ikan.

Berbagai tanaman produktif ditanam yang terdiri dari tanaman terong, kankung, bayam, labu, selada dan pakcoy. Selain itu, ada pula budi daya ikan lele dalam ember (Budikdamber) yang telah menghiasi taman hijau RT 002 yang saat ini menjadi wahana relaksasi bagi warga sekitar.

Ketua RT 002/RW 014 Kelurahan Duren Sawit, Mustara Musa, mengatakan, konsep urban farming ini bisa membantu warga di bidang ketahanan dan kemandirian pangan, terlebih saat pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

"Ini berdasarkan semangat kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah untuk terus mewujudkan masyarakat agar tetap produktif," katanya kepada tim Sudin Kominfotik Jakarta Timur di lokasi, Senin (29/6/2020) seperti dikutip dari halaman resmi Pemerintah Kota Jakarta Timur. 

Ia melanjutkan, keberadaan taman hijau ini telah dirasakan bahkan menuai dukungan seluruh warganya. Selain mendekatkan diri sendiri dengan alam, urban farming juga dapat merekatkan hubungan sosial yang telah diterapkan dalam lingkungan bertetangga.

Tak hanya itu, urban farming dapat menguatkan rasa kebersamaan dan menciptakan budaya gotong royong dalam lingkungan masyarakat kota.

Sementara itu, Lurah Duren Sawit, Irwan Ilyas, menyambut baik akan keberadaan taman hijau yang menjadi ruang terbuka hijau yang produktif, sebagai salah satu cara alternatif pemenuhan kelangsungan pangan masyarakat.

Ia menilai, keterbatasan lahan akan di wilayah perkotaan bukan berarti kegiatan bercocok tanam melalui metode urban farming pun terhenti.

"Kita, pemerintah kelurahan duren sawit akan terus mendukung. Ke depan kita akan terus mendorong kreativitas masyarakat dengan semangat berkolaborasi menuju maju kotanya bahagia warganya," pungkas Irwan


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: