KKP Kirim Ahli Pelajari Akuakultur Lepas Pantai Norwegia

TrubusNews
Binsar Marulitua
30 Juni 2020   14:00 WIB

Komentar
KKP Kirim Ahli Pelajari Akuakultur Lepas Pantai Norwegia

Keramba jaring apung lepas pantai di Pangandaran, Jawa Barat. (Foto : Humas KKP)

Trubus.id -- Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo berencana mengirim jajarannya untuk berguru tentang teknologi akuakultur lepas pantai ke Norwegia. Teknologi akuakultur  Norwegia berhasil memproduksi salmon berskala besar dengan total kapasitas produk sekitar 10.000 ton per tahun.

"Norwegia dikenal dengan teknologinya yang canggih dalam akuakultur, terutama untuk akuakultur lepas pantai. Kita kirim ahli-ahli untuk belajar tentang akuakultur, masing-masing direktorat jenderal 2 orang. Bagaimana melakukan produksi yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hasil yang akan kami pasarkan," jelas Menteri Edhy  saat bertemu Dubes Norwegia, Vegard Kaale pada Senin (29/6/2020).

Dalam keterangan tertulis Menteri Edhy menjelaskan, Indonesia dan Norwegia memiliki kerja sama yang sudah berlangsung lama, khususnya di bidang kelautan dan perikanan. Bahkan kedua belah pihak telah menandatangani Letter of Intent (LoI) tentang Kerja Sama Kelautan dan Perikanan pada Oktober 2018 di Bali. 

Baca Lainnya : 3 Lokasi KJA Lepas Pantai Norwegia di Indonesia Terbengkalai Setelah Habiskan Rp131,451 Miliar

Karenanya, dengan mempertimbangkan posisi strategis dan kepemimpinan kedua negara dalam forum global, Menteri Edhy ingin mengambil kesempatan ini untuk mendorong kedua belah pihak untuk memperkuat kerja sama bilateral di masa depan. 

Menteri Edhy berharap, kesesuaian bisnis antara sektor swasta dari kedua negara perlu juga dipromosikan di masa depan. Menurutnya, kerja sama ini adalah salah satu tindakan nyata yang dapat dilakukan untuk implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-EFTA (IE CEPA), yang ditandatangani pada Desember 2018 dan saat ini sedang menunggu ratifikasi.

"Saya berharap untuk melihat kolaborasi dan kerja sama di masa depan dalam industri perikanan antara perusahaan Norwegia dan Indonesia, terutama dengan PT. Perinus," urainya. 

Baca Lainnya : Kunjungan Kerja ke Pangandaran, Jokowi Resmikan Keramba Jaring Apung

Di tempat yang sama, Dubes Norwegia untuk Indonesia, Vegard Kaale menyambut positif usulan Menteri Edhy. Bahkan dia mengundang KKP untuk turut mengikuti sejumlah kegiatan yang digelar oleh otoritas Norwegia.

Pada pertemuan dengan Dubes Norwegia Menteri Edhy didampingi oleh Sekjen KKP, Antam Novambar, Dirjen Perikanan Tangkap Zulficar Mochtar, Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, dan Dirjen Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Nilanto Perbowo. Selain itu, terdapat pula pimpunan dua BUMN Perikanan, yakni Perum Perindo dan PT Perinus.
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: