Upaya Pemerintah Perangi Stunting Tak Berhenti Meski Didera Pandemi

TrubusNews
Syahroni
20 Juni 2020   12:00 WIB

Komentar
Upaya Pemerintah Perangi Stunting Tak Berhenti Meski Didera Pandemi

ilustrasi. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Stunting sudah lama menjadi momok menakutkan bagi banyak orangtua di seluruh dunia. Wajar saja, Balita/Baduta (Bayi di bawah usia dua tahun) yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, lebih rentan terhadap penyakit dan di masa depannya, produktivitas mereka bisa menurun.

Yang lebih mengkhawatirkan, secara luas stunting juga dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan memperlebar ketimpangan dalam sebuah negara.

Tantangan untuk menyelesaikan masalah ini tentunya semakin berat ketika pandemi Covid-19 tiba-tiba melanda. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dapat mencegah penyebaran virus berbahaya ini dapat mengganggu upaya pemerintah menangani stunting. 

Dirjen Gizi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dr Dhian Dipo menilai, pandemi Covid-19 adalah hal yang seharusnya membuat masyarakat kita harus belajar menerapkan kebiasaan hidup bersih. Namun secara keseluruhan pandemi juga tidak boleh membuat pemerintah abai akan target penurunan stunting ini. Karena itu, pelayanan dari pemerintah untuk menangani stunting masih terus berjalan meski dengan beberapa ketentuan.Seperti intervensi di kegiatan Posyandu contohnya. 

“Pada masa PSBB Posyandu dijalankan di beberapa daerah sesuai kebijakan daerahnya. Kalau daerah yang memang menetapkan zona-zona merah maka pemantauan pertumbuhan dilakukan di rumah yang artinya bukan menimbang anaknya tapi memantau pertumbuhannya. Kemudian ada beberapa daerah yang memang tidak termasuk zona merah, mereka tetap melakukan kegiatannya, Kegiatan posyandunya dengan cara penjadwalan jadi mengundang ibu balita untuk ke Posyandu tapi tidak bersamaan, Kita juga sudah membuat bermacam media edukasi bagaimana untuk pergi ke Posyandu,” jelas Dhian kepada Trubus.id, belum lama ini.

Target dan Upaya Penurunan Stunting hingga 14 % di Tahun 2024

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: