3 Warga Bondowoso Ini Diduga Kena Virus Antraks, Benarkah?

TrubusNews
Ihsan Maulana
08 Nov 2017   21:00 WIB

Komentar
3 Warga Bondowoso Ini Diduga Kena Virus Antraks, Benarkah?

Petugas sedang mengambil sampel tanah yang diduga sumber antraks (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Tiga warga Desa Kembang, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur ini mempunyai penyakit radang kulit luka yang tidak kunjung sembuh. Mereka diduga terkena virus antraks.  

“Informasi awal yang kami terima, puskemas pembantu Desa Kembang mendapat laporan ada 3 orang yang memiliki luka seperti melepuh dan tidak kunjung sembuh, mirip antraks,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pemkab Bondowoso, Pasidi Sidiq.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan Kab Bondowoso, Dinas Pertanian dan Peternakan serta Dinas Kesehatan Prov Jawa Timur langsung menuju ke lokasi. Mereka mengambil sampel darah, dan luka ketiga terduga antraks. Serta mengambil sampel tanah di sekitar kediaman warga yang sakit guna pemeriksaan lingkungan.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Dinas Kesehatan Pemprov Jawa Timur untuk sampel luka ketiganya, apakah positif terjangkit atau tidak,” ungkapnya.

Dugaan sementara, ketiga warga tersebut terpapar virus antraks dari kotoran sapi yang tersebar di sekitar lingkungan tempat tinggal. Maka dari itu, sampel tanah diambil untuk membuktikan hal tersebut.

Virus antraks merupakan penyakit mematikan, disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Dalam bahasa Yunani, antraks berarti batubara, menggambarkan kulit penderita akan berubah menjadi hitam. Bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat, bukan tidak mungkin seorang manusia dapat meninggal karena virus mematikan ini. [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: