BPOM Keluarkan Buku Pedoman Produksi dan Distribusi Pangan Olahan di Tengah Pandemi Covid-19

TrubusNews
Astri Sofyanti
03 Juni 2020   13:00 WIB

Komentar
BPOM Keluarkan Buku Pedoman Produksi dan Distribusi Pangan Olahan di Tengah Pandemi Covid-19

Ilustrasi - Pekerja di pabrik pengolahan makanan dengan menerapkan protokol kesehatan. (Foto : pixabay.com)

Trubus.id -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan buku pedoman produksi dan distribusi pangan olahan di masa pandemi Covid-19.

Direktur Pengawasan Pangan Olahan Risiko Sedang dan Rendah, Deputi Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Emma Setyawati menjelaskan, buku pedoman ini dikeluarkan untuk mencegah penyebaran virus corona melalui pangan olahan.

Buku pedoman ini berisi panduan dan tata cara menjaga keamanan bahan pangan olahan sampai ke tangan konsumen. Diakuinya, buku ini bisa diunduh, sebab tersedia dalam versi e-book.

Emma mengatakan, selama proses produksi dilakukan, para produsen harus menjalankan protokol kesehatan.

“Sebenarnya pedoman produksi dan distribusi sudah ada sejak dulu. Tetapi sekarang ada penambahan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19,” kata Emma dalam dialog daring dengan tema ‘Food Safety di Masa Adaptasi Pandemi Jadi Kunci Penanganan Covid-19’ yang disiarkan oleh Youtube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (3/6/20).

Ema menekankan, para pekerja tetap menjaga jarak tidak berdesak-desakan, mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik, kemudian pakailah masker bahkan pakai penutup rambut, dan pakai sarung tangan ketika berada di tempat produksi.

“Jangan sampai makanan tersentuh langsung dengan tangan pekerja,” terangnya.

Pedoman produksi dan distribusi tersebut juga melarang distributor dan jasa pengantaran menyentuh pangannya. Ia menjelaskan bahwa kemasan pangan olahan ada tiga macam, yakni kemasan primer, kemasan sekunder dan kemasan tersier.

“Nah, yang bisa disentuh ini kemasan tersiernya yang kedap, yang tidak membuat keringat masuk, nempel, itu yang ada tambahan dalam buku pedoman tersebut,” tutup Emma.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: