Perum Bulog Terapkan Protokol New Normal Guna Lindungi Pekerja dan Stakeholder

TrubusNews
Astri Sofyanti
30 Mei 2020   13:00 WIB

Komentar
Perum Bulog Terapkan Protokol New Normal Guna Lindungi Pekerja dan Stakeholder

Perum Bulog menerapkan protokol New Normal untuk perlindungan operasional kepada pekerja, dan stakeholder. (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menerapkan protokol New Normal untuk perlindungan operasional kepada pekerja, dan stakeholder dalam bekerja di dalam dan di luar wilayah kerja.

Protokol ini sesuai dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir melalui surat edaran nomor S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 perihal Antisipasi Skenario The New Normal BUMN.

“Perum Bulog sudah lakukan protokol untuk skenario The New Normal di seluruh lini kegiatan operasional di seluruh wilayah kerja Bulog,” kata Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Awaludin Iqbal dalam keterangannya, Sabtu (30/5/20).

Pada skenario yang telah dimulai sejak 25 Mei 2020 tersebut, Perum Bulog menyiapkan protokol untuk mengatur langkah-langkah dan tahapan yang diantaranya terkait kewajiban penggunaan masker, sterilisasi lingkungan kerja maupun pemeriksaan kesehatan dan tracking kondisi pekerja.

Terkait pengaturan kehadiran pekerja di kantor dan di daerah operasi, pengaturan pertemuan dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi dan digitalisasi.

“Sesuai arahan Menteri BUMN, Bulog akan terus mendukung Iangkah-langkah strategis Pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Kami juga siap melakukan berbagai penyesuaian dari aspek manusia, proses bisnis dan teknologi, untuk memastikan stabilisasi dan ketersediaan pangan nasional,” ujarnya.

Hingga saat ini, Perum Bulog tetap fokus menerapkan protokol yang ketat di seluruh wilayah operasi untuk memastikan kesehatan pekerja dan stakeholder lainnya serta memitigasi agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di wilayah kerja Perum Bulog. Penerapan protokol tersebut diawasi langsung oleh Satgas Task Force Covid-19 Bulog yang telah terbentuk sejak Maret lalu.

Untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dan digitalisasi aerta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan kepada pelanggan, Perum Bulog juga telah menyediakan platform pangan berbasis daring yang dapat diakses melalui iPANGANANDOTCOM untuk penuhi kebutuhan sembako tanpa harus pergi keluar rumah.

“iPANGANANDOTCOM sudah bisa digunakan masyarakat di tujuh kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Jogja, Makassar dan Medan melalui aplikasi Shopee. Selain menyediakan beras. iPANGANANDOTCOM juga menyediakan beberapa kebutuhan pangan lainnya termasuk gula,” tutup Awaludin.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: