Bukan Ketupat dan Opor Ayam, KKP Gaungkan "Lebaran Ikan" Sambut Idul Fitri 1441 Hijriah

TrubusNews
Binsar Marulitua
22 Mei 2020   14:00 WIB

Komentar
Bukan Ketupat dan Opor Ayam, KKP Gaungkan "Lebaran Ikan" Sambut Idul Fitri 1441 Hijriah

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (Foto : Humas KKP)

Trubus.id -- Perayaan Hari Raya Lebaran terasa kurang lengkap bila tidak ada sepiring ketupat bersama opor ayam. Yang berbeda, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengajak masyarakat untuk merayakan momen lebaran dengan menu makanan yang berbeda, yakni produk perikanan menyambut Hari Idul Fitri 1441 Hijriah. 

Dalam menggaungkan aksi sosial bertajuk “Lebaran Ikan” ini, Menteri Edhy melibatkan unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)  di seluruh Indonesia. 

“Merayakan lebaran tidak harus memasak opor ayam atau rendang daging, tapi juga bisa produk perikanan yang memiliki manfaat dan kandungan gizi yang tinggi,” jelas Menteri Edhy di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Baca Lainnya : Menteri Edhy Sebut Ekspor Benih Lobster Sudah Lewat Kajian Mendalam Para Ahli 

Menurut rencana, dalam kegiatan tersebut KKP akan membagikan ikan segar seberat 5 kilogram untuk masyarakat kurang mampu. Adapun sasaran penerima paket lebaran ikan ialah 15.000 kepala keluarga yang tersebar di Indonesia.

“Kegiatan ini menjadi wujud bakti kita kepada masyarakat di hari raya Idul Fitri,” sambungnya.

Produk ikan segar dalam “Lebaran Ikan” berasal dari para nelayan dan pembudidaya ikan. Selain bertujuan untuk menyerap produksi mereka, Menteri Edhy berharap kegiatan ini bisa meningkatkan minat masyarakat dalam mengonsumsi ikan.

“Jadi gerakan ayo konsumsi ikan akan kita terus suarakan, dan lebaran ikan ini menjadi salah satu bentuknya,” urainya.

Sebelumnya, Menteri Edhy menginisiasi pembagian 15.000 nasi ikan perhari selama bulan suci ramadan. Kegiatan tersebut tidak menggunakan dana APBN, melainkan berasal dari donasi seluruh pegawai, baik pusat maupun UPT KKP. Gerakan nasi ikan juga mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan seperti anggota DPR, organisasi nelayan serta praktisi pangan. 

Baca Lainnya : Menteri Edhy Resmi Cabut Larangan Ekspor Benih Lobster Susi Pudjiastuti

Bahkan Guru Besar Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB), Profesor Nurjanah menyarankan pemerintah untuk menjadikan nasi ikan sebagai program nasional. Tujuannya agar jangkauan manfaat gerakan ini bisa lebih lebih luas, mulai dari sektor hulu hingga hilir.

Selain nasi ikan, KKP juga memiliki sejumlah kegiatan lain selama pandemi  seperti pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19, Bulan Mutu Karantina 2020, Siaga Nelayan, Bulan Bakti Nelayan 2020, Gemarikan Peduli Bencana Covid-19, serta bantuan benih, calon induk ikan, dan pakan untuk pembudidaya dalam rangka penanganan dampak covid-19.
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Harga Gula Masih Melambung di Atas Harga Eceran Tertinggi

Peristiwa   03 Juni 2020 - 17:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: