Vaksin Covid-19 dari Protein Tembakau Siap Diuji Coba ke Manusia

TrubusNews
Astri Sofyanti
18 Mei 2020   12:00 WIB

Komentar
Vaksin Covid-19 dari Protein Tembakau Siap Diuji Coba ke Manusia

Tembakau. (Foto : pixabay.com)

Trubus.id -- Perusahaan rokok terbesar ke dua dunia, British American Tobacco (BAT) menyatakan siap melakukan uji coba vaksin Covid-19 yang menggunakan protein daun tembakau ke manusia. Perusahaan tersebut mengklaim bahwa protein dari daun tembakau bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia.

Hal tersebut tidak terlepas dari hasil uji klinis sebelumnya yang menunjukkan bahwa vaksin berbahan protein tembakau ini menunjukkan respons positif pada sistem kekebalan tubuh manusia. Mengutip dari Reuters, BAT telah mendapat persetujuan untuk mengembangkan vaksin ini dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat/ Food and Drug Administration (FDA). Sehingga studi bisa berlanjut untuk pengujian pada manusia.

Pada April lalu perusahaan ini sempat mengejutkan dunia dengan membuat vaksin dari daun tembakau. Mereka mengklaim bisa menghasilkan 1-3 juta dosis setiap minggu, jika sudah mendapat dukungan dari lembaga pemerintah serta produsen yang tepat.

Uji coba vaksin Covid-19 dari tembakau rencananya akan dilaksanakan pada akhir Juni mendatang. Pihak BAT juga dikabarkan telah mengirimkan hasil penelitian kepada FDA demi melakukan uji coba lebih lanjut. Perusahaan juga akan menyediakan peralatan tambahan untuk meningkatkan kapasitas penelitian.

Seperti diketahui, sejak pandemi Covid-19 melanda, sejumlah produsen obat-obatan di dunia berinisiatif untuk memproduksi vaksin yang ampuh menangkal virus corona. Mulai dari Amerika Serikat, Eropa, dan China, semuanya turut berkontribusi untuk menciptakan vaksin.

Bahkan, rival terberat BAT yakni, Philip Morris International Inc. dikabarkan tengah melakukan penelitian untuk mengetahui keterkaitan antara sistem kekebalan tubuh dan tembakau.

Tak hanya itu, saat ini anak perusahaan BAT, Kentucky BioProcessing juga menggunakan tembakau dalam melakukan eksperimen terkait vaksin virus corona. Dalam hal ini, mereka memakai urutan genetik Sars-CoV-2. Menurut mereka, metode ini menghasilkan vaksin lebih cepat daripada pendekatan konvensional lainnya. Namun perlu diingatkan kembali, pembuatan vaksin berbahan tembakau ini juga menuai kontroversi dari sejumlah kalangan.

Meski begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak para peneliti, ilmuwan, dan media untuk berhati-hati dalam menyebarkan klaim bahwa tembakau atau nikotin bisa mengurangi risiko Covid-19. Sampai saat ini, tidak ada informasi yang cukup mengenai kaitan antara tembakau atau nikotin dalam pencegahan serta pengobatan virus Corona.

Betapa tidak, tembakau telah lama dikenal sebagai bahan utama produk seperti rokok yang justru dapat memperparah gejala Covid-19. WHO telah merilis data bahwa tembakau telah membunuh lebih dari 8 juta orang setiap tahunnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Gubernur Bengkulu Ajak Seluruh Pihak Perkuat Kostratani

Peristiwa   04 Des 2020 - 13:49 WIB
Bagikan:          

Walikota Bogor Resmi Luncurkan Program Bogor Berkebun

Peristiwa   04 Des 2020 - 13:11 WIB
Bagikan: