Pupuk Ajaib Ini Bisa Meningkatkan Produksi Jeruk, Penasaran?

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
07 Nov 2017   20:00

Komentar
Pupuk Ajaib Ini Bisa Meningkatkan Produksi Jeruk, Penasaran?

Pupuk lepas lambat bisa meningkatkan produksi jeruk. (Foto : Foto: Balitjestro)

Trubus.id -- Inovasi terbaru kembali tercipta di sektor pertanian. Kali ini, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) yang berada di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mengembangkan pupuk lepas lambat (slow release fertilizer).

Pupuk lepas lambat bertujuan untuk meningkatkan produktivitas jeruk. Produk inovatif yang mampu bersaing dengan perkembangan pertanian yang kian cepat. Tidak sekadar dapat membantu menghasilkan panen yang berkualitas dan melimpah, pupuk ini bisa juga menjaga kelestarian lingkungan loh.

Pupuk lepas lambat dibuat dengan menggabungkan tiga komponen seperti PUKAP-01, PUKAP-02, dan PUKAP-03.

“Keunggulan pupuk ini adalah kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Formulasinya dapat mendongkrak pertumbuhan, mudah diaplikasikan, dan ramah lingkungan,” tutur Kepala Balitjestro, Dr. Taufiq Ratulle di Batu, Jawa Tengah (7/11).

Terciptanya inovasi tersebut berawal dari kondisi para petani di Batu, Jawa Timur yang enggan menanam jeruk karena selalu terserang hama dan penyakit. Tidak heran jika produksi jeruk di wilayah tersebut semakin menurun. Padahal dulunya, Batu terkenal sebagai sentra penghasil jeruk unggul di Jawa Timur, bukan sekadar penghasil apel.

Salah seorang peneliti Balitjestro, Balitbangtan, Sutopo, membuat pupuk ajaib tersebut karena prihatin dengan banyaknya petani yang boros dalam penggunaan pupuk. Padahal, harga pupuk cukup mahal. Oleh karena itu, ia optimis jika penemuannya dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

"Pupuk ajaib ini aman digunakan, bisa memberikan nutrisi pada tanaman dalam jangka waktu lama," kata Sutopo.

Pupuk lepas lambat memiliki tekstur bulat, mengandung unsur hara esensial.

"Pupuk ini telah digunakan banyak petani di Jember dan Banyuwangi," kata Sutopo. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: