Doni Monardo Waspadai Gelombang Kedua Covid-19

TrubusNews
Astri Sofyanti
12 Mei 2020   06:00 WIB

Komentar
Doni Monardo Waspadai Gelombang Kedua Covid-19

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (Foto : Dok. BNPB)

Trubus.id -- Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengajak seluruh pihak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19, terutama untuk menekan rantai penularan virus corona.

Dirinya berharap kedisiplinan masyarakat terus ditingkatkan khususnya dalam menganisipasi kemungkinan terjadinya gelombang penyebaran Covid-19 yang kedua. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi mengingat China dan Korea Selatan yang tengah dilanda gelombang kedua Covid-19 pasca lockdown.

“Dengan kesadaran kolektif untuk bisa memahami, selama belum berhasil menemukan vaksin, maka tidak boleh kendor dan tidak boleh lengah,” kata Doni yang juga menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam konferensi pers usai menghadiri Rapar Terbatas bersama Presiden Jokowi di Jakarta, Senin (11/5).

Dalam Ratas tersebut, Presiden Jokowi mengingatkan agar kedisiplinan jangan kendur walaupun beberapa daerah telah mengalami pengurangan kasus terkonfirmasi. Hal ini juga haris dibarengi dengan tingkat disiplin individu dan kesadaran kolektif yang lebih tinggi.

Diakuinya, masalah ini tak hanya bisa diatasi dan ditangani oleh pemerintah pusat semata sehingga dibutuhkan kerja sama, dibutuhkan upaya gotong royong, dan selama ini Gugus tugas selalu mengampanyekan program atau metode kolaborasi pentahelix berbasis komunitas.

“Masalah ini tak hanya bisa ditangani Pemerintah pusat semata. Dibutuhkan kerja sama dan gotong royong. Selama ini gugus tugas selalu kampanyekan kolaborasi pentahelix berbasis komunitas. Di sini lah pentingnya pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas relawan ormas, dan tentunya harus didukung media. Media memiliki peran strategis,” tambahnya.

Selain itu, Doni menyebut, media memiliki peran yang sangat strategis, 63 persen sosialisasi itu bisa berhasil terutama dari televisi dan radio.

“Sekali lagi kami mengajak kepada kawan-kawan media untuk senantiasa ikut membantu program pemerintah. Ini adalah bagian dari perang kita, perang melawan wabah, dan dituntut kita semua harus bersatu dari pusat sampai ke daerah, bahkan ke tingkat desa dan juga RT/RW,” tutur Doni menambahkan.

Menurut Kepala BNPB, penting untuk mengedepankan tokoh-tokoh nonformal, tokoh-tokoh yang selama ini menjadi panutan masyarakat sehingga ketika kebijakan diberikan atau diinformasikan kepada publik, maka tingkat kepatuhan rakyat itu lebih tinggi.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

TNI AL Dan KKP Optimalkan Kerjasama Potensi Maritim

Peristiwa   30 Mei 2020 - 11:33 WIB
Bagikan: