Menteri Edhy Resmi Cabut Larangan Ekspor Benih Lobster Susi Pudjiastuti

TrubusNews
Binsar Marulitua
08 Mei 2020   17:50 WIB

Komentar
Menteri Edhy Resmi Cabut Larangan Ekspor Benih Lobster Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan,Edhy Prabowo (Foto : Humas KKP)

Trubus.id -- Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mencabut aturan larangan ekspor benih lobster melalui Peraturan Menteri (Permen) No 12 tahun 2020 Tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus spp.), di Wilayah Negara Republik Indonesia. Sebelumnya, Larangan ekspor benih lobster sempat dibuat oleh Menteri Kelautan dan Perikanan terdahulu Susi Pudjiastuti. 

Dalam salinan Permen sesuai aslinya yang diakses dari laman resmi KKP, Jumat (8/5/2020), ekspor dan budidaya lobster dibolehkan dengan berbagai ketentuan. 

Dalam pasal 5 beleid menyebut, pengeluaran benih bening lobster (Puerulus) dengan harmonized system code 0306.31.10 dari wilayah RI dapat dilakukan dengan beberapa ketentuan. Setidaknya, ada 10 poin yang mengatur hal ini.

Baca Lainnya : KKP Tanggapi Viral 3 Jenazah ABK Indonesia di Kapal Nelayan Cina Dibuang ke Laut

Poin pertama, kuota dan lokasi penangkapan benih bening lobster sesuai hasil kajian dari Komnas Kajiskan yang ditetapkan oleh direktorat jenderal yang menyelenggarakan tugas dan fungsi di bidang perikanan tangkap. 

Poin kedua, eksportir harus melaksanakan kegiatan pembudidayaan lobster di dalam negeri dengan melibatkan masyarakat atau pembudidaya setempat berdasarkan rekomendasi direktorat jenderal di perikananan budidaya.

Nantinya eksportir yang telah berhasil membudidayakan lobster ditunjukkan dengan sudah panen secara berkelanjutan dan telah melepasliarkan 2 persen lobster dari hasil budidaya dengan ukuran sesuai hasil panen. 

Baca Lainnya : Dugaan Perbudakan ABK Indonesia di Kapal China, Kemlu Panggil Dubes China

Poin ketiga, pengeluaran benih bening lobster dilakukan melalui bandara yang telah ditetapkan oleh badan yang nenyelenggarakan tugas dan fungsi di bidang karantina ikan, sebagai tempat pengeluaran khusus benih bening lobster.

Benih bening lobster diperoleh dari nelayan kecil penangkap benih yang terdaftar dalam kelompok nelayan di lokasi penangkapan benih bening lobster. Waktu pengeluarannya dilaksanakan dengan mengikuti ketersediaan stok di alam yang direkomendasikan oleh Komnas Kajiskan dan ditetapkan ditjen terkait.

Penangkapannya dilakukan dengan menggunakan alat penangkapan ikan bersifat pasif. Penangkapnya pun akan ditentukan. Eksportir harus terdaftar di direktorat jenderal terkait. 

"Penetapan kuota lokasi penangkapan benih bening lobster yang dimaksud dalam ayat (1) dilakukan setiap tahun," sebut aturan itu. 

Baca Lainnya : LPSK Siap Bantu ABK Indonesia yang Menjadi Budak di Kapal China

Di pasal 6, kegiatan pengeluaran benih bening lobster dari RI diwajibkan membayar bea keluar atau PNBP per satuan ekor benih. Sementara pasal 9, penangkapan atau pengeluaran lobster, kepiting, dan rajungan untuk penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengembangan, pengkajian, dapat dilakukan setelah mendapat izin.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: