Aceh Tamiang Panen Raya Padi, Siap Amankan Stok Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

TrubusNews
Astri Sofyanti
28 April 2020   13:00 WIB

Komentar
Aceh Tamiang Panen Raya Padi, Siap Amankan Stok Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Kabupaten Aceh Tamiang telah memasuki masa panen raya pada bulan Maret hingga April 2020 ini. (Foto : Dok. Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Kabupaten Aceh Tamiang telah memasuki masa panen raya pada bulan Maret hingga April 2020 ini. Para petani tetap menyambut masa panen meskipun di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

Kepala Bidang Produksi dan Perlindungan Tanaman Pangan Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang, Irwan Hadi,

“Kami berharap panen kali ini bisa mengamankan kebutuhan pangan khususnya beras di Kabupaten Aceh Tamiang sehingga masyarakat merasa aman dan meminimalisir terjadinya panic buying,” Kepala Bidang Produksi dan Perlindungan Tanaman Pangan Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang, Irwan Hadi dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa (28/4/20).

Dirinya menjelaskan dengan adanya panen padi yang dilakukan sejumlah kelompok tani (poktan) di Aceh Tamiang, masyarakat diharapkan tidak khawatir akan ketersediaan beras. Salah satu kelompok tani yang telah melaksanakan panen yaitu Poktan Mekar Jaya, Kampung Telaga Meuku Dua, Kecamatan Banda Mulia.

“Poktan Mekar Jaya panen padi varietas inpari 32 di lahan seluas 30 hektare dengan provitas 9,2 ton dan 5 hektare padi mekongga dengan provitas mencapai 8,2 ton. Poktan lain juga sudah banyak yang memasuki masa panen pada bulan April ini. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, stok beras kita aman,” ujarnya.

Lebih lanjut Irwan mengungkapkan, total luas panen bulan Maret di Aceh Tamiang tercatat seluas 5.593 hektare, luasan panen ini meningkat dibandingkan bulan sebelumnya dengan total luas panen 3.103 hektare.

Merespon hal tersebut, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi. Oleh karenanya, Suwandi berharap meskipun di tengah pandemi virus corona, berbagai pihak tetap bersinergi untuk mengamankan kebutuhan stok pangan masyarakat.

Guna menjamin ketersediaan beras selama wabah virus Corona, lanjut Suwandi, Kementerian Pertanian (Kementan) sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendukung tindakan tegas aparat berwajib untuk memberi efek jera kepada oknum yang sengaja menaikkan harga dan menimbun bahan pangan, salah satunya beras.

“Kalau ada penimbunan, kami bersinergi dengan pihak Kepolisian, kami turun tangan. Jangan biarkan publik panik sehingga terjadi yang namanya panic buying. Kita usahakan mulai dari kebutuhan hingga produksi dalam negeri tetap berjalan,” tutupnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: