Budidaya Ayam Sembawa Jadi Alternatif Usaha Ternak Menggiurkan di Tengah Pandemi Covid-19

TrubusNews
Astri Sofyanti
27 April 2020   10:00 WIB

Komentar
Budidaya Ayam Sembawa Jadi Alternatif Usaha Ternak Menggiurkan di Tengah Pandemi Covid-19

Ayam Sembawa dapat menghasilkan 210-250 butir telur per tahun dengan berat telur 40-45 gram (Foto : Dok. Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Ayam sembawa merupakan salah satu ayam unggulan di Indonesia karena produksi telurnya yang tinggi.

Ayam ini dikembangkan sejak tahun 2001 di Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT), Sembawa, salah satu unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Pertanian di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH).

“Ayam sembawa dapat menghasilkan telur sebanyak 210 sampai 250 butir per tahun dengan berat telur 40 hingga 45 gram,” kata Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Ditjen PKH, Sugiono mengutip keterangan persnya.

Di masa pandemi virus corona (Covid-19) seperti saat ini, terlebih tingginya kebutuhan protein hewani khususnya telur, budidaya ayam sembawa bisa menjadi alternatif usaha peternakan yang menjanjikan.

“Untuk menjamin kualitas bibit ayam yang diproduksi, peningkatan mutu genetik ternak Ayam Sembawa melalui seleksi produksi telur telah dilakukan sejak tahun 2003 oleh BPTU-HPT Sembawa,” tambahnya.

Lebih lanjut Sugiono mengatakan bahwa kualitas ayam sembawa ini tidak diragukan lagi. Berbagai perlakukan khusus mulai dari sistim pemeliharaannya sampai pada program kesehatan ternak ayamnya sangat diperhatikan.

Menurutnya, budidaya ayam sembawa ini sangat dijaga keseragamannya karena pada saat penyebaran DOC dilakukan seleksi ketat, dan tampilannya juga seragam dengan lurik hitam putih, kerlip perak, dan shank hitam.

“Ayam ini juga sangat kuat dan tahan terhadap serangan penyakit, tidak boros pakan sehingga lebih efisien,” ujarnya menambahkan.

Sugiono menuturkan bahwa budidaya ayam sembawa telah tersebar ke berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Sumatera Utara, Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, NTB, DI Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Palu, Sulawesi Tenggara, bahkan sampai Papua.

“Paling banyak distribusi ayam sembawa ini ada di Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Tengah,” tambahnya.

Sementara itu Bagong Kusminandar, Kepala BPTU-HPT Sembawa menjelaskan bahwa kebanyakan masyarakat memanfaatkan ayam sembawauntuk menghasilkan telur.

“Secara genetis ayam sembawatergolong galur ayam buras yang unggul, karena memiliki kemampuan produksi telur yang tinggi,” jelas Bagong.

Ia menegaskan bahwa peluang pasar telur ayam sumbawa sangat besar, karena telur Ayam Sumbawa dapat digunakan untuk subtitusi telur ayam ras. Bagong berpesan bagi masyarakat yang tertarik untuk memelihara ayam sembawa, dapat membeli bibitnya di BPTU-HPT Sembawa dalam bentuk DOC.

“Dengan pengelolaan yang baik, ayam sembawa dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan yang menguntungkan,” tutup Bagong.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: