Cuaca Panas dan Angin Kencang Sebabkan 19,7 Hektare Lahan Terbakar di Riau

TrubusNews
Binsar Marulitua
23 April 2020   10:30 WIB

Komentar
Cuaca Panas dan Angin Kencang  Sebabkan  19,7 Hektare Lahan Terbakar di Riau

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (Foto : KLHK)

Trubus.id -- Angin kencang dan cuaca panas kembali membuat sejumlah hutan dan lahan terbakar di Riau pada Selasa (21/4/2020). Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan oleh  petugas gabungan terkendala lokasi yang sulit dijangkau dan sulitnya mencari sumber air. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan luas lahan terbakar di sejumlah titik mencapai 19,7 hektare. Kebakaran terpantau di beberapa wilayah Kabupaten, seperti Dumai, Bengkalis dan Kepulauan Meranti. 

"Investigasi terkait penegakan hukum terhadap penyebab terjadinya kebakaran lahan dan pemiliknya masih dalam proses pihak kepolisian," terang Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta.

Agus menjelaskan, upaya pemadaman telah dilakukan berbagai pihak yang melibatkan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, perusahaan dan relawan. Proses pemadaman. hingga Selasa (21/4), pukul 17.00 WIB, terjadi di Kabupaten Bengkalis 2 titik dan Kepulauan Meranti 1 titik. 

Di wilayah Dumai, aktivitas pemadaman dan pendinginan berlangsung di satu titik. Lahan terbakar di Kabupaten Dumai berada di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sembilan Kota. Kebakaran hutan telah pada tetapi masih terlihat titik asap.

"Pemadaman dilakukan oleh 14 personel gabungan daerah," tambahnya.

Agus menjelaskan, proses pendinginan lain berlokasi di tiga titik, dengan rincian Kabupaten Bengkalis 2 titik dan Kepulauan Meranti 1. 

Ia juga menerangkan, lahan terbakar di Kabupaten Bengkalis berada di Kecamatan Rupat, yaitu di Kelurahan Kapal Desa Darul Aman, Kelurahan Terkuk, Desa Dungun Baru dan Desa Teluk Lecah. Di wilayah Kabupaten Meranti, kebakaran di wilayah Desa Tanjung Gemuk dan Desa Repan. 

"Keduanya berada di Kecamatan Rangsang," pungkasnya. 

     

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: