Kementan Jamin Stok dan Harga Pangan Aman Jelang Ramadan

TrubusNews
Astri Sofyanti
22 April 2020   09:00 WIB

Komentar
Kementan Jamin Stok dan Harga Pangan Aman Jelang Ramadan

Stok dan Harga Pangan Aman Jelang Ramadan (Foto : Dok. Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengungkapkan menjelang masuknya bulan suci Ramadan yang hanya tingga beberapa hari lagi, stok dan harga komoditas pangan strategis masih aman dan stabil.

“Berdasarkan perkiraan ketersediaan pangan, neraca beras hingga Juni 2020 mengalami surplus sebesar 6,4 juta ton. Sedangkan komoditi lainnya juga surplus seperti jagung 1 jt ton, bawang merah 330 ribu ton, cabai besar 27 ribu ton, cabai rawit 68 ribu ton, dan daging ayam ras 306 ribu ton,” kata Agung usai melakukan pembukaan Operasi Pasar (OP) Pasar Mitra Tani yang dilanjutkan dengan video conference bersama Kepala Dinas Pangan se-Indonesia di Jakarta, Senin, (20/4/20).

Menurutnya, saat ini stok beras mencapai 3,4 juta ton yang ada di Bulog sebesar 1,4 juta ton, di penggilingan 1,2 juta ton, di pedagang 728 ribu ton, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) 26 ribu ton dan di Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) sebanyak 2,939 ton.

“Dari hitung-hitungan yang kami lakukan, ketersediaan cukup dan harga stabil. Yang perlu diwaspadai adalah masalah distribusinya, agar tidak menghadapi kendala. Untuk itu kami telah bekerjasama dengan kementerian lain, termasuk Satgas Pangan,” tutur Agung.

Dirinya mencontohkan apabila ada provinsi yang kekurangan bawang merah, sementara ada provinsi lain yang berlebihan, maka bisa dipindahkan untuk mendistribusikan di lokasi yang membutuhkan.

“Dalam kondisi saat ini meski penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun angkutan logistik tidak dilarang, tapi kontrol terus dilakukan untuk memperlancar distribusi,” ujarnya menambahkan.

Diapun menjamin bahwa upaya memperlancar distribusi terus dilakukan untuk menjamin ketersediaan pangan dengan harga, terjangkau.

Seperti diketahui, dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menekankan bahwa distribusi pangan sangat penting terutama, dalam masa pandemi Covid-19 dimana masyarakat diminta untuk tetap di rumah dan menjaga jarak fisik.

Melalui video conference, Agung pun meminta kepada seluruh Kepala Dinas Pangan provinsi, agar serentak melakukan operasi pasar murah menghadapi Ramadan dan Idul Fitri.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pangan provinsi seluruh Indonesia menyatakan kesiapannya. Hingga saat ini Pasar Mitra Tani di 34 provinsi telah siap untuk melakukan operasi pasar murah. Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, provinsi bekerja sama dengan startup untuk mengurangi interaksi fisik.

Beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung dan Kalimantan Barat melaporkan mulai hari ini (20/4) sudah menggelar pasar murah dan akan terus dilakukan hingga jelang lebaran nanti.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Kementan Ungkap Alasan Harga Pupuk Bersubsidi Naik

Peristiwa   20 Jan 2021 - 09:13 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Masalah Subsidi Pupuk, Begini Solusi Pakar IPB

Peristiwa   19 Jan 2021 - 08:37 WIB
Bagikan: