Redam Harga Gula Jelang Ramadan dan Idul Fitri Mendag Agus Sidak Pabrik Gula

TrubusNews
Astri Sofyanti
10 April 2020   12:29 WIB

Komentar
Redam Harga Gula Jelang Ramadan dan Idul Fitri Mendag Agus Sidak Pabrik Gula

Mendag Agus ketika meninjau pabrik PT Industri Gula Nusantara (IGN), di Kendal, Jawa Tengah (Foto : Biro Humas Kementerian Perdagangan)

Trubus.id -- Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto melakukan sidak ke pabrik PT Industri Gula Nusantara (IGN), di Kendal, Jawa Tengah, Selasa (7/4) untuk memastikan perusahaan gula yang menerima izin impor sudah melakukan proses pengolahan gula mentah (raw sugar) menjadi gula kristal putih (GKP) sehingga bisa segera dilepas ke pasar untuk memenuhi ketersediaan gula di masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa Ramadan dan Idul Fitri 2020.

“Saya ingin memastikan semua perusahaan penerima izin impor sudah melakukan proses pengolahan sehingga harga gula putih di pasar dapat segera turun dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Saat ini hampir di seluruh daerah, harga gula pasir masih mengalami kenaikan hingga 47 persen dari HET yaitu Rp12.500 per kilogram,“ kata Mendag dalam keterangan resminya.

Untuk memenuhi kebutuhan gula tahun 2020 ini, PT IGN memperoleh alokasi impor raw sugar untuk diolah menjadi GKP sebesar 97.000 ton dengan rincian sebesar 20.000 ton telah diterbitkan PI pada akhir tahun 2019; sebesar 37.000 ton telah diterbitkan PI pada tahun 2020; serta tambahan importasi sebesar 40.000 ton untuk pemenuhan kebutuhan gula sampai Juni 2020.

Lebih lanjut Mendag Agus menambahkan sampai dengan Maret 2020, PT IGN telah melakukan realisasi impor sebesar 20.000 ton yang direalisasikan pada tahun 2019 dan sebesar 20.000 ton saat ini masih dalam proses bongkar di pelabuhan. Sementara sebesar 17.000 ton diperkirakan akan tiba pada akhir April 2020.

“PT IGN menjadi salah satu pabrik gula yang mendapatkan alokasi impor raw sugar untuk diolah menjadi GKP. Sampai dengan saat ini, PT IGN telah merealisasikan izin impor tersebut dengan mengolah raw sugar menjadi gula konsumsi dan diperkirakan akan segera mengisi pasar dalam negeri,” ujar Agus menambahkan

Sementara itu, Direktur HRD dan Umum PT IGN Burhan Murtaki mengungkapkan, dengan diberikannya izin impor raw sugar, perusahaan dapat mengoptimalkan operasional pabrik agar tetap dapat berjalan walaupun di luar musim giling.

"Hal ini sekaligus akan membantu meningkatkan kondisi perekonomian daerah, mengingat pabrik PT IGN pernah berhenti operasionalnya selama lebih dari 3 tahun karena kesulitan bahan baku. Kami akan melakukan yang terbaik,” ujar Burhan.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Kementan Ungkap Alasan Harga Pupuk Bersubsidi Naik

Peristiwa   20 Jan 2021 - 09:13 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Masalah Subsidi Pupuk, Begini Solusi Pakar IPB

Peristiwa   19 Jan 2021 - 08:37 WIB
Bagikan: