Mendag Agus Jamin Harga Bapok di Indonesia Stabil Jelang Ramadan dan Idul Fitri

TrubusNews
Astri Sofyanti
10 April 2020   10:00 WIB

Komentar
Mendag Agus Jamin Harga Bapok di Indonesia Stabil Jelang Ramadan dan Idul Fitri

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto melakukan pantauan harga barang kebutuhan pokok di Pasar Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. (Foto : Biro Humas Kementerian Perdagangan)

Trubus.id -- Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menjamin harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Indonesia khususnya di Kendal, Jawa Tengah relatif stabil menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2020.

Harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Indonesia, khususnya Kendal relatif stabil menjelang Puasa Ramadan dan Lebaran 2020. Hal itu diungkapkan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto saat melakukan kunjungan kerja di Kendal, Jawa Tengah, Selasa (7/4).

"Harga bapok di Pasar Kaliwungu masih terkendali dan pasokan aman serta tidak ada kekhawatiran lonjakan harga. Saya harapkan kondisi ini dapat terus berlanjut, baik di kota Kendal, maupun di kota lain di seluruh Indonesia,” kata Mendag Agus ketika melakukan pemantauan harga bapok di Pasar Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah belum lama ini.

Diakui Agus, kunjungan kerja dilakukan guna memastikan pasokan mencukupi dan perkembangan harga bapok tetap stabil di Jawa Tengah.

Dirinya mengungkapkan, dari hasil pemantauan di pasar rakyat, secara umum pasokan dan harga bapok relatif stabil mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur, bawang merah, dan bawang putih.

Mendag juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha yang terus menjaga pasokan dan harga bapok tetap stabil sehingga masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Melalui pemantauan pasar yang rutin dilaksanakan Kemendag, diharapkan harga bapok akan terus terkendali khususnya di daerah-daerah di Indonesia.

Hasil pantauan harga di Pasar Kaliwungu diperoleh harga beras medium Rp10.000 per kilogram (kg), beras premium Rp12.000 per kg, telur ayam ras Rp22.000 per kg, cabe merah besar Rp20.000 per kg, cabe keriting Rp20.000 per kg, cabe rawit kecil Rp40.000–Rp45.000 per kg, bawang merah Rp40.000–42.000 per kg, bawang putih Rp40.000 per kg, daging ayam Rp30.000 per kg, minyak goreng kemasan premium Rp12.500 per liter, dan daging sapi Rp110.000 per kg.

“Harga bapok di sini cukup stabil, masyarakat diharapkan tidak melakukan panic buying karena stok dan kebutuhan tercukupi,” ungkapnya menambahkan.

Pada kesempatan tersebut, Mendag Agus juga memberikan bantuan kepada para pedagang di pasar Kaliwungu berupa lima kotak masker, lima kotak sarung tangan latex, satu drum cairan isi ulang disinfektan, dua set alat cuci tangan (tangki air, wastafel, dan sabun cuci tangan), dan satu bilik desinfektan sebagai wujud kepedulian Kementerian Perdagangan dalam mencegah penyebaran Covid-19 di pasar rakyat. Bantuan tersebut nantinya dapat digunakan para pedagang, pembeli, dan konsumen di pasar agar tetap terjaga kebersihan dan kesehatannya selama di tengah wabah Covid-19 seperti saat ini.

“Marilah bersama-sama kita bersinergi, antara Pemerintah Pusat dan Daerah, untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan terus menerapkan pola hidup bersih. Kami juga akan terus berusaha menciptakan iklim usaha yang kondusif serta menjamin tersedianya bapok yang terjangkau bagi masyarakat. Dengan begitu diharapkan terciptanya rasa kepercayaan bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat,” pungkas Mendag Agus.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: