Total Pasien Positif Covid-19 Hingga 7 April 2020 Capai 2.738 Kasus

TrubusNews
Astri Sofyanti
07 April 2020   17:11 WIB

Komentar
Total Pasien Positif Covid-19 Hingga 7 April 2020 Capai 2.738 Kasus

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (7/4). (Foto : Dok. BNPB)

Trubus.id -- Pasien positif virus corona (Covid-19) bertambah sebanyak 274 pasien sehingga total kasus mencapai 2.738 orang. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mencatat ada penambahan 12 pasien sembuh sehingga total menjadi 204 serta jumlah pasien meninggal bertambah 12 dibanding hari sebelumnya menjadi 221 hingga Selasa (7/4).

“Ada penambahan kasus baru confirmed berdasarkan pemeriksaan PCR sebanyak 247 orang, sehingga total kasus menjadi 2.738 orang,” kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (7/4).

Sebelumnya pada Senin (6/4), tercatat ada 2.491 kasus positif Corona, 209 dinyatakan meninggal, dan 192 orang sembuh.

Menyikapi pandemi Corona, pemerintah telah menerbitkan sejumlah perundangan, yakni Keppres No. 11 tahun 2020 tentang status Kedaruratan Kesehatan, Peraturan Pemerintah No. 21 tahun 2020 soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), serta Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) terkait anggaran penanganan dampak Covid-19.

Gugus Tugas mencatat hingga saat ini kasus positif COVID-19 tercatat di 32 provinsi dengan rincian yaitu di Provinsi Aceh lima kasus, Bali 43 kasus, Banten 194 kasus, Bangka Belitung dan Bengkulu masing-masing dua kasus, Yogyakarta 41 kasus dan DKI Jakarta 1.369 kasus.

Selanjutnya di Jambi dua kasus, Jawa Barat 343 kasus, Jawa Tengah 133 kasus, Jawa Timur 194 kasus, Kalimantan Barat 10 kasus, Kalimantan Timur 31 kasus, Kalimantan Tengah 20 kasus, Kalimantan Selatan 18 kasus dan Kalimantan Utara 15 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau sembilan kasus, NTB 10 kasus, Sumatera Selatan 16 kasus, Sumatera Barat 18 kasus, Sulawesi Utara delapan kasus, Sumatera Utara 26 kasus, Sulawesi Tenggara tujuh kasus.

Adapun di Sulawesi Selatan 127 kasus, Sulawesi Tengah lima kasus, Lampung dan Riau masing-masing 12 kasus, Maluku Utara dan Maluku masing-masing satu kasus, Papua Barat dua kasus, Papua 26 kasus, serta dua kasus positif di Sulawesi Barat.

Yuri terus mengingatkan, jaga jarak menjadi hal paling utama dalam memutus rantai penularan Covid-19. Hal tersebut dapat menambah jumlah pasien sembuh dan mengurangi jumlah kasus positif Covid-19 maupun pasien meninggal.

Karena hakikatnya masyarakat adalah ujung tombak untuk menghentikan penularan pandemik Covid-19 di Indonesia.

“Oleh karena itu harus jaga jarak, membatasi aktivitas sosial yang tidak terlalu penting, gunakan masker. Hanya dengan cara itu maka kita bisa lindungi diri sendiri,” katanya pada konferensi pers di gedung BNPB, Jakarta, Selasa (7/4).

Cuci tangan sesering mungkin degan sabun minimal 20 detik dan bilas dengan air mengalir. Jaga kesehatan diri, dan jaga jarak saat berkomunikasi.

“Ini menunjukkan masih terjadi penularan, masih ada orang sakit yang ada virus corona dalam tubuhnya tapi tidak merasakan dirinya sakit dan masih ada di tengah-tengah kita. Ini yang harus segera kita hentikan. Mari patuh, disiplin cuci tangan pakai sabun, disiplin pakai masker, disiplin jaga jarak, dan lebih baik tinggal di rumah,” ujarnya.

Lebih lanjut Yuri mengungkapkan hingga Selasa pukul 08.00 WIB telah dilakukan pemeriksaan 14.354 spesimen untuk PCR. Spesimen tersebut dikirim dari 300 lebih RS rujukan Covid-19.

“Selain itu ada 17.190 tanaga medis dan non medis telah direkrut dan bekerjasama dalam satu system untuk memutus rantai penularan Covid-19,” pungkas Yuri.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: