Pantau Ketersediaan Bawang Bombai, Mentan Syahrul: Stok Capai 26 Ton

TrubusNews
Astri Sofyanti
04 April 2020   08:00 WIB

Komentar
Pantau Ketersediaan Bawang Bombai, Mentan Syahrul: Stok Capai 26 Ton

Mentan Syahrul (tengah) saat melakukan pemantauan ketersediaan bawang bombai di Gudang salah satu importir di Jakarta, Jumat (3/4/20) (Foto : Dok. Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan pemantauan ketersediaan bawang bombai di gudang salah satu importir di Jakarta demi memastikan kecukupan stok. Syahrul mengungkapkan, dalam menghadapi pendemi virus corona (Covid-19) seluruh distribusi pangan juga dipastikan lancar untuk mengisi kebutuhan pasar.

"Kita pastikan 11 komoditi pangan dasar siap dan terkendali sehingga kebutuhan terpenuhi. Tiga kebutuhan yang memiliki masalah dari ke 11 itu yaitu gula, bawang putih, serta bawang bombai sudah aman saat ini," kata Syahrul ketika melakukan pemantauan ketersediaan bawang bombai di Gudang salah satu importir di Jakarta, Jamat (3/4).

Mentan menambahkan bahwa selain mengamankan stok, bersama dengan pemerintah daerah, para distributor serta satgas pangan polri akan terus pantau jalur distribusi pangan sehingga ketersedian pangan lancar dan tidak ada yang kekurangan.

"Saya sudah minta kepada Gubernur, Bupati serta POLRI dalam masa karantina wilayah tetap mengedepankan jalur transportasi distribusi bahan pokok kebutuhan masyarakat," bebernya.

Syahrul mengungkapkan bahwa sebelumnya harga bahan pokok sempat mengalami kenaikan dikarenakan adanya panic buying dari masyarakat, panic trader dari pedagang dikarenakan terjadi lockdown di sejumlah negara dan daerah yang membuat terjadi perlambatan dalam penyetokan barang.

"Saya berharap bawang bombai ini segera akan kita distribusikan langsung ke retail-retail yang ada, dan ini tentu kerja yang ada terkait dengan pemerintah yang ada di provinsi untuk mengatur sampai tingkat kabupaten," ungkap Syahrul.

Menurut Mentan dalam menghadapi situasi saat ini masyarakat harus tetap tenang dan jangan ada yang membuat isu yang mengkhawatirkan masyarakat sehingga pemerintah bisa berkerja dengan fokus dalam menyediakan kebutuhan bangsa.

Dikesempatan yang sama, Direktur PT.Tunas Maju Mandiri mengatakan bahwa 10 kontainer yang berisi 26 Ton per kontainer tiba dari New Zealand  dan akan segera didistribusikan ke 3 pulau yakni Jawa, Sumatera, Sulawesi hingga Papua.

"Pertanggal 1 April berjumlah 10 kontainer yang akan di lepas oleh Pak Menteri untuk segera di distribusikan. 3 diantaranya sudah didistribusikan ke luar jawa salah satunya Timika,"katanya.

Adi juga mengatakan jika setiap minggunya bawang bombai akan terus masuk mulai pekan ini ke Indonesia untuk kebutuhan masyarakat sesuai kebutuhan yang sudah di rekomendasikan pemerintah.

"Sebagian sudah bawang bombai sudah ada pada retail. Dan kami akan terus mendukung pendistribusian sehingga stok pasar untuk bawang bombai tidak ada yang langka," pungkasnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: