Mentan Instruksikan Penyaluran KUR Diintensifkan untuk Merespon Dampak Covid-19

TrubusNews
Syahroni
30 Mar 2020   19:00 WIB

Komentar
Mentan Instruksikan Penyaluran KUR Diintensifkan untuk Merespon Dampak Covid-19

Ilustrasi. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Hinga tanggal 27 Maret 2020, Kementerian Pertanian menyebut, serapam Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikhususnya utuk sektor pertanian sudah mencapai Rp12 triliun. Serapan tertinggi terjadi di wilayah Jawa Timur (Jatim) yang mencapai Rp2,8 triliun sementara yang terendah adalah Maluku Utara sebesar Rp5,7 miliar.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengajak para petani dan pimpinan daerah untuk memanfaatkan layanan KUR ini demi meningkatkan kinerja sektor pertanian dari hulu hingga hilir.

“Nah, sekarang dengan bunga KUR yang rendah kalau diambil Rp50 juta per orang maka sangat banyak manfaatnya untuk menjadi modal pertanian," ujar Mentan SYL dalam siaran persnya, Senin (30/3).

Ia juga mengatakan, program ini sudah dikendalikan dengan aturan main yang cukup ketat karena langsung diawasi para pimpinan daerah. Walaupun begitu, pemerintah tetap menjamin dan membuka akses perkreditan ini secara luas.

"Kalau ini termanfaatkan dengan baik, maka tidak perlu lagi petani ngambil pinjaman dari mana-mana yang bunganya besar-besar. Tentu saja, semua penerima KUR masuk dalam kelompok-kelompok tani yang dikendalikan bersama-sama,” ujarnya.

Selain itu, Mentan SYL menginstruksikan agar penyaluran KUR ini diintensifkan untuk merespon dampak virus corona baru atau Covid-19. Hal ini sesuai instruksi yang diberikan Presiden Jokowi.

"Sektor pertanian tidak boleh goyah akibat virus corona. KUR ini juga sebagai upaya agar dampaknya tidak sampai memukul perekonomian petani," pungkasnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: