Cuci tangan 20 Detik Cegah Penularan Covid-19

TrubusNews
Astri Sofyanti
30 Mar 2020   13:18 WIB

Komentar
Cuci tangan 20 Detik Cegah Penularan Covid-19

Spesialis paru Rumah Sakit Persahabatan dr. Erlina Burhan, dalam konferensi pers bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (30/3). (Foto : Dok. BNPB)

Trubus.id -- Spesialis paru Rumah Sakit Persahabatan dr. Erlina Burhan mengungkapkan bahwa mencuci tangan yang bersih dan benar selama 20 detik dapat meminimalisir kemungkinan seluruh mikroorganisme yang menempel, termasuk kemungkinan kontaminasi virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit Covid-19.

"Bahwa mencuci tangan harus bersih dan benar caranya dan ini durasinya sekitar 20 detik," kata Erlina dalam konferensi pers bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (30/3).

Menurutnya, ketika mencuci tangan dengan sabun, beberapa bagian yang perlu dicuci dengan bersih adalah semua permukaan tangan, mulai dari permukaan dalam, sela-sela jari, pinggir-pinggir jari hingga ke ujung kuku.

Ilustrasi - Mencuci tangan (Foto: Pexels/Burst)

"Jadi harus semua permukaan tangan," sambungnya.

Selain memperhatikan bagian-bagian tangan yang perlu dibersihkan, lanjut Erlina, masyarakat juga dianjurkan untuk mencuci tangan pada saat-saat tertentu, yaitu ketika membuang ingus, batuk atau pilek.

"Kapan sebaiknya kita mencuci tanngan? Yaitu pertama saat kita membuang ingus, batuk atau pilek. Berikutnya adalah sebelum dan sesudah menjaga orang yang sakit, sebelum dan sesudah merawat luka kemudian sebelum, selama dan setelah mengolah makanan,” ucapnya lagi.

Tak hanya itu, sebelum makan, setelah menyentuh sampah, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh binatang dan setelah mengganti popok seseorang juga dianjurkan untuk mencuci tangan.

"Jadi banyak sekali kegiatan sehari-hari kita yang mengharuskan kita mencuci tangan," lanjutnya.

Selain menekankan pentingnya mencuci tangan agar tidak terkontaminasi virus, Erlina juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyentuh wajah. Hal ini karena virus SARS-CoV-2 menular melalui mukosa pada mata, hidung dan mulut.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: