Wabah Covid-19, Tak Surutkan Semangat Petani Panen Padi

TrubusNews
Astri Sofyanti
27 Mar 2020   09:37 WIB

Komentar
Wabah Covid-19, Tak Surutkan Semangat Petani Panen Padi

Ilustrasi - Padi siap panen (Foto : Dok. Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Adanya penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia, ternyata tak menyurutkan semangat para petani di Jambi untuk tetap memanen padi di sawah. Terlebih saat ini wilayah terebut telah memasuki puncak panen raya.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) desa Ujung Tanjung dan Desa Tinting Kabupaten Sarolangun, Jambi Siti Anita berharap wabah Covid-19 cepat berlalu, sehingga dapat memenuhi kebutuhan beberapa komoditas memasuki hari besar keagamaan yakni Puasa dan Lebaran.

“Kabupaten Sarolangun sendiri panen kali ini memberikan hasil yang cukup baik, terutama untuk varietas padi gogo lokal dengan hasil ubinan 2,5 ton per hektare atau sama dengan rata-rata produktivitas nasional,” ucap Siti lewat keterangan persnya.

Diakuinya, meski tingkat serangan hama cukup tinggi karena dekat dengan kebun petani, serta terkendala dengan air saat tanaman memasuki masa pertumbuhan, tapi hasilnya masih cukup baik.

“Varietas padi gogo yang ditanam adalah varietas lokal. Diantaranya, pulut, segon, kabut, Seni, Karang Bungo, Silang dan Kuning.  Luas pertanaman padi gogo di lokasi panen seluas 135 hektare,” ujarnya.

Di lokasi panen lainnya di Provinsi Jambi tepatnya di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan lahan irigasi, dengan luasan lebih kurang 900 hektare, juga melaksanakan panen dengan menggunakan alat power thraser dan combain harvester. Hasil Ubinan sekitar 5.5-6 ton GKG per hektare.

Sementara itu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan juga meminta agar produksi pertanian tetap berjalan bahkan digenjot hingga berlipat-lipat. Apalagi, sektor ini memiliki potensi yang sangat besar dalam menumbuhkan ekonomi nasional.

Semoga wabah ini cepat selesai dan petani semakin semangat lagi dalam bercocok tanam mari kita buktikan dengan optimisme bahwa Indonesia akan terus ada sebagai negara besar, kaya, dan mari support mereka, jangan cemaskan jangan cemaskan mereka tentang Covid-19 disaat musim panen sekarang ini.

"Adanya musibah wabah virus Covid-19 ini tidak boleh membuat aktivitas pertanian berhenti. Kementan akan terus optimalkan SDM Pertanian untuk menggenjot produksi dan produktivitas bahkan ekspor," kata Syahrul.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Total positif Covid-19 di Indonesia Capai 3.293 Kasus

Peristiwa   09 April 2020 - 17:13 WIB
Bagikan: