Daftar Sementara Bahan Aktif dan Produk Rumah Tangga untuk Disinfeksi Virus Corona Penyebab COVID-19

TrubusNews
Astri Sofyanti
24 Mar 2020   12:00 WIB

Komentar
Daftar Sementara Bahan Aktif dan Produk Rumah Tangga untuk Disinfeksi Virus Corona Penyebab COVID-19

Ilustrasi - Covid-19 (Foto : Shutterstock)

Trubus.id -- Disinfektan menjadi salah satu kunci dalam pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19). Namun informasi yang kurang tepat mengenai antisipasi COVID-19 seringkali menimbulkan kepanikan yang tidak perlu juga kesalahan dalam penggunaannya. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merilis daftar sementara bahan aktif dan produk rumah tangga untuk disinfeksi virus corona penyebab COVID-19.

LIPI mengimbau masyarakat agar membeli sesuai kebutuhan dan memprioritaskan ketersedian bahan serta produk tersebut untuk kepentingan penanganan medis COVID-19 yang lebih mendesak.  

COVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang merupakan virus corona jenis baru. Virus corona merupakan virus yang memiliki selubung atau sampul (enveloped virus) dengan pelindung lapisan lemak.

“Disinfektan dapat merusak lapisan lemak tersebut sehingga membuat virus corona cukup lemah dibandingkan dengan norovirus yang merupakan virus tanpa selubung dan virus lainnya yang memiliki cangkang protein yang lebih kuat,” demikian dikatakan Kepala Loka Penelitian Teknologi Bersih LIPI, Ajeng Arum Sari dalam keterangan resminya yang diterima, Selasa (24/3).

Sementara itu, Peneliti Loka Penelitian Teknologi Bersih LIPI, Chandra Risdian mengungkapkan banyak produk rumah tangga umum mengandung konsentrasi bahan aktif yang sesuai untuk disinfeksi. Dirinya menjelaskan, bahan aktif dan konsentrasi efektifnya yang tercantum dalam Tabel 1 telah terbukti efektif melawan virus corona berdasarkan studi literatur yang dilakukannya.  

“Selain penggunaan agen pembersih, perawatan lain yang efektif terhadap virus corona adalah dengan metode pemberian uap dan perlakuan panas,” terang Chandra.

Berdasarkan informasi yang diterima dari The Robert Koch Institute (RKI), Jerman, Chandra menjelaskan bahwa jika produk disinfektan yang aktif terhadap virus corona tidak tersedia, produk disinfektan lain yang setidaknya memiliki aktivitas virucidal terhadap virus berselimut (enveloped virus) juga dapat digunakan.  

Tabel 1 

No  Bahan aktif
1 Accelerated hydrogen peroxide (0.5%)a
2 Benzalkonium chloride / quaternary ammonium / alkyl dimethyl benzyl ammonium chloride) (0.05%)b
3 Chloroxylenol (0.12%)c  
4 Ethyl alcohol atau ethanol (62-71%)d,e
5 Iodine in iodophor (50 ppm)b
6 Isopropanol atau 2-propanol (50%)b
7 Pine oil (0.23%)c
8 Povidone-iodine (1% iodine)d
9 Sodium hypochlorite (0.05 – 0.5%)d, f
10 Sodium chlorite (0.23%)b
11 Sodium dichloroisocyanurate (0.1-0.5%)g

Untuk pembersihan pencegahan umum, Chandra menyarankan menggunakan air dan sabun atau deterjen lainnya. “Pembersihan dilakukan terhadap ruangan dan permukaan benda di dalam rumah,” ujarnya.

Dirinya menerangkan, permukaan yang harus sering dibersihkan di antaranya adalah meja, gagang pintu, sakelar lampu, telefon, toilet, keran, dan wastafel. “Setelah bersih, lalu gunakan disinfektan untuk perlindungan yang lebih baik. Jika ada yang sakit di rumah, maka disinfeksi wajib dilakukan,” terangnya.

Chandra menjelaskan hal-hal penting yang perlu diperhatikan saat menggunakan disinfektan. “Periksa label dan gunakan sesuai dengan instruksi. Waspadai potensi bahaya dari setiap produk“ ujarnya. Dirinya juga menekankan agar menghindari kontak dengan mata dan kulit saat menangani produk pembersih dan menjauhkan dari jangkauan anak-anak.  

Selain itu, jangan mencampur produk pembersih yang berbeda dan gunakan di tempat yang berventilasi baik.

“Untuk disinfeksi daerah yang sangat terkontaminasi, sebaiknya permukaan tersebut didisinfeksi menggunakan kain yang telah dibasahi terlebih dahulu dengan larutan disinfektan. Jangan menyemprot langsung ke permukaan yang sangat terkontaminasi karena akan membuat virus menyebar ke udara,” ujar Chandra.

Tabel 2 berikut merupakan daftar sementara produk disinfektan rumah tangga atau produk pembersih untuk disinfeksi virus corona yang telah disurvei secara terbatas berikut cara pengencerannya. Daftar ini akan terus diperbaharui sesuai data yang masuk. Perusahaan yang memproduksi atau memasarkan produk disinfektan apa pun yang efektif terhadap virus corona dapat memberikan informasi dengan mengirimkan foto produk yang sudah teregistrasi dan informasi bahan aktif yang digunakan.

Tabel 2

No Nama Produk Bahan Aktif Tindakan Tambahan Cara Pengenceran
1 Aquatabs Multipurpose Sodium dichloroisocyanurate -  
2 Bayclin Lemon Sodium hypochlorite 5.25% A, C 20 ml per 1 liter air
3 Bayclin Regular Sodium hypochlorite 5.25% A, C 20 ml per 1 liter air
4 Bebek Kamar Mandi Benzalkonium klorida (0.1%) -  
5 Bratacare Disinfectane Concentrate Quarternary ammonium compound (45g/L atau 4.5%) C 10 ml  per 1 liter air
6 Clorox Disinfecting Bleach Sodium hypochlorite (7.4%) A, C 10 ml per 1 liter air
7 Clorox Toilet Bowl Clener With Bleach Sodium hypochlorite (2.4%) A, C 40 ml per 1 liter air
8 Dettol All In One Disinfectant Spray Alkyl Dimethyl Benzyl -  
9 Dettol Antiseptic Liquid Chloroxylenol (4.8%) C 25 ml per 1 liter air
10 Dettol Pembersih Lantai Citrus Benzalkonium klorida (1.1856%) C 45 ml per 1 liter air
11 Dettol Pembersih Lantai Multiaction 4 in 1 Benzalkonium klorida (1.1856%) C 45 ml per 1 liter air
12 Mr. Muscle Axi Triguna Pembersih Lantai Benzalkonium chloride (0.15%), ethoxylated linear alcohol (0.6%) C 1 bagian dalam 2 bagian air
13 Proclin Pemutih Sodium hypochlorite 5.25% A, C 20 ml per 1 liter air
14 Septalkan Benzalkonium klorida (0.095%) C 1 bagian dalam 1 bagian air
15 Soklin Pemutih Sodium hypochlorite (5.25%) A, C 20 ml per 1 liter air
16 SOS Pembersih Lantai Antibacterial Benzalkonium chloride (1%) C 50 ml dalam 1 liter air
17 Wipol Pembersih Lantai Cemara Pine oil (2.5%) C 1 bagian dalam 9 bagian air
18
18 Wipol Pembersih Lantai Sereh & Jeruk Ethoxylated alcohol (3%), Benzalkonium chloride (1.25%) C

40 ml dalam 1 liter air

Keterangan tindakan tambahan untuk setiap produk ditandai dengan huruf masing-masing:

A. Korosif terhadap logam, bersihkan kembali dengan kain basah setelah 10 menit.

B. Mudah terbakar pada konsentrasi tinggi. Jauhkan dari panas/percikan api/nyala api terbuka/permukaan panas.

C. Pengenceran diperlukan sesuai Tabel 1.

Formula pengenceran:

Volume larutan awal = (Konsentrasi akhir yang diinginkan x Volume larutan akhir) / konsentrasi awal produk

Volume air yang ditambahkan = Volume larutan akhir - Volume larutan awal

Contoh pengenceran produk yang mengandung sodium hypochlorite 5.25% menjadi sodium hypochlorite 0.1% untuk volume akhir 1000 ml:  
•    Volume larutan awal = (0.1% x 1000 ml) / 5.25% = 19.05 ml (bisa gunakan 20 ml saja untuk memudahkan)
•    Volume air yang ditambahkan = 1000 ml - 20 ml = 980 ml air (bisa menggunakan air keran)
•    Untuk memudahkan, bisa saja tambahkan 20 ml larutan produk ke dalam 1000 ml air dalam contoh ini, konsentrasi akhir hanya akan berbeda sedikit

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

KKP Bentuk Gugus Tugas Pengendalian Penyakit Ikan Nasional

Peristiwa   02 Juli 2020 - 18:53 WIB
Bagikan:          
Bagikan: