Stok Pangan Jelang Puasa dan Idul Fitri 2020 Aman

TrubusNews
Astri Sofyanti
12 Mar 2020   14:20 WIB

Komentar
Stok Pangan Jelang Puasa dan Idul Fitri 2020 Aman

kadin melakukan kunjungan langan ke Pasar Induk Kramat Jati guna memantau stok dan pasokan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2020 (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2020, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) meninjau kesiapan mulai dari stok dan harga pangan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (12/3). Seperti kita ketahui bersama, masuknya virus corona (Covid-19) di Indonesia berdampak pada perdagangan internasional terutama impor dari China.  

Dalam kunjungannya, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani memastikan stok pangan aman menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2020.

“Kalau dari ketersediaan barang, boleh dibilang aman. Barang-barang relatif aman, meski ada satu barang langka akhir-akhir ini, seperti gula pasir yang disebabkan karena impornya telat,” kata Rosan dalam konferensi pers terkait kesiapan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2020, di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (12/3).

Ia berujar bahwa harga gula pasir eceran saat ini dibanderol sekitar Rp17.000 per kilogram. Pedagang hanya diperbolehkan membeli satu karung gula pasir dalam sehari.

“Saya tanya tadi 1 karung ini habis berapa lama, dia bilang (pedagang, Red) sehari habis,” tuturnya.

Diakui Rosan, keterbatasan pangan dalam hal ini gula pasir seharusnya bisa diantisipasi sejak awal oleh pemerintah, agar pasokan aman dan harganya tidak bergejolak.

“Yang kita inginkan tuh apa sih, kan barangnya ada, harganya terjangkau dan pasokannya aman,” tambahnya.

Meski gula pasir dalam kondisi yang langka, Rosan mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang. Ia meminta pemerintah harus berhati-hati menyampaikan harga pangan ke masyarakat, ini sangat sensitif.

"Saya sampaikan, mau bawang merah, gula, semuanya ada, posisi aman, menyangkut lebaran bulan puasa aman, jadi ngga usah panik karena virus corona," pungkasnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: