Covid-19 Merebak di Korea Selatan, KBRI Seoul Tingkatkan Perlindungan Bagi 37.034 WNI

TrubusNews
Astri Sofyanti
28 Feb 2020   21:50 WIB

Komentar
Covid-19 Merebak di Korea Selatan, KBRI Seoul Tingkatkan Perlindungan Bagi 37.034 WNI

Pasien suspect virus corona di Daegu, Korea Selatan (Foto : EPA-EFE/YONHAP SOUTH KOREA OUT)

Trubus.id -- Menyikapi perkembangan penyebaran virus corona (Covid-19) di Korea Selatan, pemerintah negeri ginseng itu telah meningkatkan status kewaspadaan menjadi “Red Alert". Selain itu, wilayah Daegu dan Gyeongsangbuk-do sebagai “Special Care Zones".

“Saya percaya bahwa Pemerintah Korea Selatan mampu menangani wabah ini. Hal tersebut ditunjukkan dengan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap langkah-langkah penanganan pemerintah Korsel," kata Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi lewat keterangan tertulisnya.

Indonesia melalui KBRI Seoul terus berupaya meningkatkan pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di Korea Selatan yang tercatat sejumlah 37.034 jiwa. KBRI terus menyebarkan berbagai informasi penting mengenai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan virus Covid-19. Hal ini dilakukan baik secara langsung maupun dengan berkoordinasi bersama simpul-simpul dan tokoh masyarakat mitra KBRI, Paguyuban kedaerahan, Mahasiswa, juga kelompok keagamaan seperti Jamaah Masjid Indonesia dan juga Jamaat Gereja Indonesia.

Secara khusus KBRI juga secara langsung menelepon sebagian mahasiswa dan masyarakat Indonesia lainnya di daerah yang terdampak paling parah, yaitu di Daegu dan Gyeongsangbuk-do. Hal ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung keadaan mereka, ketersediaan makanan, dan masker kesehatan. Melalui kerja sama dengan berbagai instansi seperti BNI 46, membagikan masker kesehatan gratis terutama ke berbagai daerah yang terkena dampak paling parah.

“Saya terus mengimbau agar masyarakat tetap tenang, selalu mengikuti perkembangan melalui sumber-sumber terpercaya dan juga berbagai imbauan KBRI melalui media sosial KBRI Seoul,” ucap Umar.

Beberapa hari terakhir hotline KBRI selalu menjadi nomor rujukan berbagai masyarat di Korsel yang khawatir. Berbagai kekhawatiran masyarakat terus dialamatkan mulai dari ketersediaan masker, kondisi terkini di berbagai wilayah, hingga gejala COVID-19 dan dimana rumah sakit rujukan. Hotline KBRI Seoul +82 10 5394 2546 selalu aktif 24 jam, 7 hari dalam sepekan.

Pemerintah Korea Selatan melaporkan 256 kasus virus corona (covid-19) baru per hari ini, Jumat (28/2). Penambahan ini membuat jumlah kasus virus corona di Korsel menjadi 2.022 kasus. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea sampai saat ini jumlah kematian karena virus corona mencapai 13 orang. Korea Selatan merupakan negara dengan kasus corona paling banyak di luar China. Hal ini menyebabkan sejumlah aktivitas sempat terganggu.

Seoul secara aktif akan terus memantau perkembangan ini dan menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan sembari mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan terus waspada.

Sementara itu, hingga 28 Februari 2020, Korban meninggal akibat virus corona di seluruh dunia per hari ini naik menjadi 2.858 jiwa. Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan, mayoritas korban meninggal merupakan warga China terutama mereka yang tingga di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, yang menjadi pusat penyebran virus corona yakni tembus 2.788 jiwa.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Waspada, Penggunaan Hand Sanitizer Jangan Berlebihan

Peristiwa   30 Mar 2020 - 13:05 WIB
Bagikan:          
Bagikan: