Update Banjir, BNPB: 88 Titik Pengungsian Tersebar di Jabodetabek

TrubusNews
Astri Sofyanti
27 Feb 2020   19:12 WIB

Komentar
Update Banjir,  BNPB: 88 Titik Pengungsian Tersebar di Jabodetabek

Banjir merendam berbagai wilayah di Jabodetabek (Foto : Trubusid/Iman)

Trubus.id -- Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) menyatakan, 88 titik pengungsian tersebar di wilayah Jabodetabek dan Karawang hingga hari ini, Kamis (27/2), pukul 18.00 WIB. Titik pengungsian warga terbanyak di wilayah Jakarta Timur dengan 36 titik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo, mengatakan, selain di Jakarta Timur, titik pengungsian juga berada di Jakarta Utara sebanyak 26 titik, Karawang 11 titik, Jakarta Barat 8 titik, Kota Tangerang 3 titik, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi dengan masing-masing 2 titik.

Diakuinya, hingga hari ini, jumlah warga mengungsi sebanyak 12.608 KK (45.861 jiwa). Jumlah terbanyak teridentifikasi di Jakarta Timur dengan 7.496 KK (27.429 jiwa), sedangkan di wilayah Karawang sebanyak 3.591 KK (12.740 jiwa). Data korban jiwa sebanyak 9 orang.

“Jumlah warga terdampak di wilayah Jabodetabek dan Kabupaten Karawang sebanyak 44.579 KK (119.268 jiwa),” kata Agus lewat keterangan tertulisnya, Kamis (27/2).

Diakui Agus, berdasarkan pantauan di lapangan, genangan banjir masih terjadi dengan ketinggian beragam. Di wilayah Kabupaten Bekasi, ketinggian air antara 20 - 150 cm, Kabupaten Tangerang 42 – 168 cm, Kota Tangerang 20 - 130 cm, dan Karawang 150 cm. Wilayah lain seperti di DKI Jakarta, Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Tangerang Selatan telah surut.

Sementara itu, terkait dengan peringatan dini cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan potensi cuaca berupa hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir pada dua hari ke depan. Wilayah yang perlu meningkatkan kesiapsiagaan, antara lain Jabodetabek dan Jawa Barat. Potensi cuaca ekstrem dipengaruhi oleh siklon tropis Ferdinand yang teridentifikasi muncul di Samudera Hindia, sebelah selatan Bali, yang diprediksi melemah dan bergerak ke arah barat-barat daya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Pemerintah Miliki 20 Alat PCR Covid-19

Peristiwa   08 April 2020 - 14:34 WIB
Bagikan:          

Kabupaten Siak Panen Raya Padi Gogo Seluas 12 Hektare

Peristiwa   08 April 2020 - 12:55 WIB
Bagikan: