Evakuasi 188 WNI Kru Kapal World Dream Dilakukan Hari Ini

TrubusNews
Astri Sofyanti
26 Feb 2020   10:48 WIB

Komentar
Evakuasi 188 WNI Kru Kapal World Dream Dilakukan Hari Ini

Kapal Pesiar World Dream (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dipastikan melakukan evakuasi terhadap 188 Warga Negara Indonesia (WNI) kru kapal World Dream yang berhenti berlayar akibat terdampak virus corona (Covid-19) hari ini.

Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Achmad Yurianto mengungkapkan penjemputan 188 WNI menggunakan KRI Soeharso. Yuri sapaan akrabnya mengugkapkan proses evakuasi akan di lakukan di pulau kosong tak berpenghuni yakni, Pulau Sebaru, Kepulaian Seribu.

“Rencananya titik temunya di Selat Durian. Pada tanggal 26 Februari pukul 10.00 ABK dari Kapal World Dream menuju KRI Soeharso, di Soeharso sudah ada tim kesehatan yang kami siapkan untuk melakukan pengecekan kondisi kesehatan secara keseluruhan,” jelas Yuri melalui telekonferensi di Kementerian Kesehatan.

Dari tim kesehatan akan dikirimkan 30 orang yang terdiri dari beberapa sub tim mendampingi proses observasi selama 14 hari.

“Terdiri dari beberapa sub tim yang akan memantau kondisi kesehatan ABK setiap hari. Kami akan menggunakan pola yang sama dengan proses observasi di Natuna. Kita akan melakukan pemeriksaan pagi dan sore,” tambahnya.

Lebih rinci ia menjelaskan ada sub tim Kesehatan Lingkungan yang bertanggungjawab terhadap kesehatan lingkungan, kondisi lingkungan, penanganan sampah, termasuk pengawasan dapur dan kualitas bahan makanan.

Sub tim Surveilans, bertanggungjawab melakukan pencatatan hasil pengukuran, pendatan dan pengolahan data penyakit potensial mewabah, serta melaporkannya ke Kemenkes.

“Ini (data dari Surveilans) jadi bahan evaluasi untuk menentukan policy lebih lanjut,” ucapnya.

Sub tim Layanan Medis terdiri dari 1 dokter spesialis paru, 1 dokter spesialis Penyakit Dalam, dokter umum, dan beberapa perawat.

“Ini secara keseluruhan yang nanti akan kita turunkan sub timnya dan kita harapkan hari Rabu paling tidak mereka sudah berada di lokasi untuk kemudian melakukan pengecekan ABK secara keseluruhan,” tambah Yuri.

Yuri memproyeksikan, Jumat (28/2) dini hari sekitar pukul 03.00 KRI Soeharso telah sampai di Pulau Sebaru. Selanjutnya para ABK dapat diatur penempatannya untuk memulai observasi.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Mentan Syahrul: 250 Ton Gula Siapa Guyur Pasar

Peristiwa   09 April 2020 - 09:55 WIB
Bagikan:          

Pemerintah Siapkan Empat Strategi Atasi Pandemi Covid-19

Peristiwa   09 April 2020 - 09:42 WIB
Bagikan:          
Bagikan: