Kasus Kematian Akibat Virus Corona Kian Bertambah, Kini Capai 2.663 Jiwa

TrubusNews
Astri Sofyanti
25 Feb 2020   15:00 WIB

Komentar
Kasus Kematian Akibat Virus Corona Kian Bertambah, Kini Capai 2.663 Jiwa

Petugas medis di salah satu rumah sakit di Kota Wuhan tengah memeriksa data medik pasien terinfeksi Covid19 (Foto : ANTARA/HO-GT/mii)

Trubus.id -- Kasus kematian akibat virus corona (Covid-19) semakin bertambah. Tercatat hingga Selasa (25/2) total korban meninggal akibat terinfeksi virus corona di China mencapai 2.663 jiwa. Sementara kasus kematian di luar daratan China hingga hari ini mencapai lebih dari 20 jiwa.

Mengutip AFP, Selasa (25/2), Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan 77.658 kasus infeksi virus corona hingga saat ini. China juga mengumumkan 508 orang baru terinfeksi virus corona. Meski begitu, sebanyak 27.232 orang dinyatakan sembuh dari ancaman corona. Sekitar 2.663 pasien dinyatakan kritis, sementara 2.589 lainnya diperbolehkan keluar dari rumah sakit.

Virus corona telah menyebar ke lebih dari 25 negara, dan meningkatkan kewaspadaan penyebaran baru di Eropa, Timur Tengah, dan Asia.

Saat ini, Korea Selatan menjadi pusat baru penyebaran virus corona. Jumlah orang yang terinfeksi virus corona di Korea Selatan terus bertambah. Saat ini sudah mencapai 893 orang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak lagi menggunakan istilah pandemi pada wabah virus corona atau penyakit COVID-19, meski keadaannya masih darurat dan berpotensi menyebar lebih luas ke banyak negara. Pandemi merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan wabah patogen baru yang menyebar dengan mudah dari orang ke orang di seluruh dunia.

Sementara di luar Asia, Italia mencatat lonjakan kasus wabah virus corona tertinggi dengan tujuh pasien dinyatakan meninggal dunia.

Duta besar China untuk Indonesia, Xiao Qian mengatakan klaim tersebut berdasarkan penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan beberapa jurnal kesehatan lain. Tingkat kematian virus corona per 23 Februari 2020 hanya sebesar 3,3 persen, epidemi itu telah membunuh lebih dari 2.600 orang.

"Secara komparatif berbicara tingkat kematian akibat Covid-19 itu rendah. Tingkat fatalitas Ebola 40,4 persen, sementara per hari ini Covid-19 antara 2,3 atau 3,3 persen terus berubah," kata Xiao dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Senin (24/2).

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Waspada, Penggunaan Hand Sanitizer Jangan Berlebihan

Peristiwa   30 Mar 2020 - 13:05 WIB
Bagikan:          
Bagikan: